Suara.com - Menurut riset United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), terjadi peningkatan penjualan online terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir sebesar 65%. Era baru ini dimulai semenjak pandemi Covid-19 menyerang seluruh di dunia, termasuk Indonesia.
Pembatasan mobilitas yang terjadi selama pandemi membuat kebiasaan manusia berubah. Biasanya msyarakat suka berbelanja di mal ataupun berlibur, tapi akibat terhalang oleh aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka semua pengeluaran dialihkan ke belanja online di marketplace.
Hasilnya?
Tentu saja, hal ini menguntungkan para seller online yang mengalami lonjakan penjualan. Apalagi infrastruktur untuk berjualan via daring sudah sangat lengkap, mulai dari marketplace, pengiriman instan, pembayaran cepat dan lainnya.
Pesatnya pertumbuhan jualan online memang memberikan keuntungan bagi penjualnya. Namun di sisi lain, kini muncul masalah baru yang harus mereka hadapi. Masalah tersebut menyangkut pengelolaan barang yang efisien, agar tidak menganggu penjualan.
Jika pengelolaan barang tidak dilakukan secara benar, maka pemrosesan pesanan ke pelanggan akan terbengkalai. Semakin besar gudang barang, maka semakin banyak pula manpower yang dibutuhkan. Tentunya hal ini akan mempengaruhi cashflow jualan.
Warehouse Management System (WMS) merupakan sebuah solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah gudang. Dengan WMS, maka proses barang masuk, stock opname, barang keluar, pemrosesan pesanan, dan pemeliharaan gudang juga bakal jauh lebih optimal.
Jubelio WMS, fitur terbaru dari Jubelio, dirilis untuk membantu para pebisnis online menyelesaikan masalah-masalah di dalam gudang, mulai dari Inbound (penerimaan barang & putaway), Outbound (Pick, Pack & Ship), Stok Maintenance (adjustment & opname) serta Jubelio WMS Mobile.
“Dampak yang dirasakan oleh pebisnis setelah menggunakan Jubelio WMS, efisiensi sudah pasti dan semuanya sudah ke-track, mulai dari, racking, purchase order, put away, layout gudang bisa ditentukan di Jubelio. Lalu pengiriman barang, barang retur, validasi barang, dan satu lagi, sekarang kita sudah mengeluarkan mobile apps- nya,” ujar Andra, CCO dalam perilisan Jubelio WMS.
Baca Juga: 5 Tipe Cewek saat Belanja Online, Kamu yang Mana Bestie?
Keunggulan WMS dari Jubelio yang tidak dimiliki oleh sistem lain, yaitu telah terhubung dengan channel penjualan omnichannel (marketplace, webstore, POS hingga social commerce). Ini merupakan modernisasi, yang mana ada sistem gudang yang bisa langsung terintegrasi ke proses penjualan secara real time.
Saat ini, Jubelio WMS sudah bisa digunakan oleh semua pebisnis online yang membutuhkan sistem gudang terintegrasi ke channel penjualan. Sudah banyak brand besar, khususnya yang berkecimpung di dunia ritel, yang menggunakan sistem ini.
Hadirnya WMS ini semakin melengkapi dominasi Jubelio dalam penyediaan ekosistem bisnis yang lengkap. Sebelumnya, mereka telah memiliki, omnichannel, POS, webstore, chat. Selain itu ada juga produk tambahan seperti loyalty, financing dan fulfillment.
Berita Terkait
-
Etika Bisnis dalam Transaksi Online di Marketplace
-
Bikin Belanja Makin Mudah, Aplikasi Ini Bantu Ibu Bandingkan Harga di Toko Online
-
Ini Cara Akulaku Paylater Bangkitkan Antusiasme Belanja Masyarakat Melalui Platform Ecommerce
-
Begini Cara Aplikasi Belanja Online Pastikan Barang Branded yang Dijual 100 Persen Asli
-
4 Tips Membeli di Shopee Supaya Mendapatkan Produk Sesuai Keinginan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD