Suara.com - tiket.com berhasil meraih Best Company to Work for in Asia dari HR Asia. Sejak 2020, tiket.com berhasil memenangkan penghargaan ini sebanyak 3 kali berturut-turut.
"Predikat sebagai Best Company to Work for In Asia selama tiga tahun berturut-turut menjadi motivasi besar buat tim People (Human Resources) untuk terus berinovasi dalam makin mengukuhkan semangat HAPPY yang merupakan Company Value di tiket.com. Seperti layaknya harmoni dalam orchestra, setiap orang memainkan notasi terbaik untuk melengkapi satu sama lainnya, di tiket.com, kami selalu memprioritaskan semua karyawan dalam bersinergi satu sama lainnya, terima kasih t-fam atas pencapaian ini," ungkap Dudi Arisandi, Chief People Officer tiket.com.
Award ini menggunakan penilaian Total Engagement Assessment Model (TEAM) survey, yakni format kajian 3 dimensi utama dalam setiap pengukurannya, yaitu berupa Core, Self, dan Group. Ada pun dalam dimensi ini kemudian dijabarkan kembali, yakni Core terdiri dari penilaian terhadap Leadership & Organization, Culture & Ethics, dan Active Initiatives.
Dalam dimensi Self, terdapat kajian TEAM yang mengukur Emotional Engagement, Intention & Motivation, dan Behavior Advocacy. Terakhir, dimensi Group mengukur Collective Consciousness, Workplace Sentiment, dan Team Dynamics.
Menerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut membuktikan keunggulan dan kemampuan tiket.com dalam memprioritaskan inisiatif untuk senantiasa membangun pengalaman tak terlupakan penggunanya.
Pandemi menjadi momentum bagi tiket.com dalam memprioritaskan kelangsungan kesejahteraan dan kebahagiaan karyawan agar semakin bersinar. tiket.com mengimplementasikan Flexi Working Arrangement, sebuah program agar karyawan dapat mendesain cara bekerja dan lokasi kerja mereka sendiri dengan timnya.
"Lebih dari 10.000 jam sesi training dan lebih dari 10 program pelatihan telah kami luncurkan selama 2021. Bekerja sama dengan LinkedIn Learning, tiket.com juga menyediakan fasilitas pembelajaran virtual untuk para karyawan sebagai bekal pengetahuan dan peningkatan kapabilitas t-fam sehingga skillset terus terbentuk dan terus dipertajam," tutup Dudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Ultah Moana Digelar Megah Setara Harga Mobil, Ria Ricis: Aku Cuma Bayar
-
Bolehkah Retinol Dicampur Moisturizer? Ini Cara Pakai yang Benar agar Kulit Tetap Aman
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi