Suara.com - Era 4.0, hampir seluruh permasalahan saat ini bisa diatasi dengan memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Semua bidang kehidupan tak lepas dari pemanfaatan teknologi, termasuk kegiatan belajar-mengajar.
Sekolah perlu menciptakan generasi yang bisa hidup dan beradaptasi pada situasi dan keadaan apapun. Adapun salah satu kompetensi yang sangat perlu dimiliki generasi muda Indonesia dalam menyongsong abad ke-21 adalah berpikir kritis, kreativitas dan inovasi, komunikasi, dan kolaborasi.
Guna menjawab tantangan zaman yang dihadapi saat ini, Kolese Kanisius Jakarta mengadakan penelitian karya tulis bagi para siswa Kelas IX dan XII.
Kepala Yayasan Kolese Kanisius, Romo Leonardus E.B.Winandoko, SJ, Ed. D, dalam seremoni pembukaan menekankan kepada seluruh warga Kolese Kanisius bahwa kegiatan ini merupakan hasil studi dan eksplorasi kebenaran ilmu pengetahuan yang sudah dipelajari sehingga berguna dalam kehidupan.
"Apa yang telah dipelajari, tidak hanya untuk dipahami oleh para siswa Kolese Kanisius tetapi juga untuk banyak orang. Ilmu yang hanya berguna untuk diri sendiri tidak layak untuk dipresentasikan, tapi ilmu yang berguna bagi perkembangan masyarakat pantas diperjuangkan," katanya.
Kegiatan yang sudah berlangsung sejak semester 1 Tahun Ajaran 2022-2023 ini mencapai puncaknya pada Semester 2, dengan kegiatan presentasi dan ekshibisi karya tulis yang sudah dihasilkan oleh para siswa.
Sekolah menekankan pada empat kompetensi yang perlu dilatih sejak dini melalui pola pembelajaran yang mengacu pada konsep STELAM. Konsep STELAM adalah konsep pembelajaran yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu seperti Sains (Science), Teknologi (Technology), Teknik (Engineering), Bahasa (Language), Seni (Art), dan Matematika (Mathematic).
Sementara itu, Thomas Gunawan Wibowo, M.Ed, Direktur Kolese Kanisius memberikan penekanan bahwa Kolese Kanisius mendidik para Kanisian menjadi Service of Leader. Peserta didik diharapkan mampu mempertanggungjawabkan ide dan gagasan yang sudah dipelajari selama berproses di Kolese Kanisius.
Kegiatan Canisius Exhibitions of Learning Experience (C-Xlence) yang dilakukan oleh Kelas IX dari cabang Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial tahun ini mengambil tema “Explorare Vitae Veritatem”.
Baca Juga: Deretan HP Realme Ini Terima Pembaruan UI 4.0 dan Akses Awal 5G
Kegiatan yang akan dilakukan adalah presentasi karya ilmiah dalam jurnal ilmiah yang telah dikerjakan oleh para siswa Kelas XII dan IX selama satu semester.
C-Xlence adalah pekan dimana para Kanisian (siswa Kolese Kanisius) mengeksposisikan produk belajar yang telah mereka jalani dalam kegiatan Jambore, Kamping Pramuka, Live in dan Research Paper. Khusus presentasi karya ilmiah berlangsung selama 5 hari dan ekshibisi kegiatan di luar karya ilmiah berlangsung selama 1 hari, yakni pada Selasa, 14 Februari 2023.
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik dari Jurusan Pendidikan, Sudah Tahu?
-
Pendidikan Seks yang Baik dan Benar, Solusi untuk Mencegah Trauma pada Anak
-
Ria Ricis Mengenalkan Anaknya pada Dunia Pendidikan Sejak Usia Dini
-
Dear Alumni LPDP, Menkeu Minta Segera Pulang ke Indonesia Usai Selesaikan Pendidikan di Luar Negeri
-
Hari Pendidikan Internasional dan Permasalahan Pendidikan di Dunia
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!