News / Nasional
Kamis, 02 Februari 2023 | 14:27 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani di BEI, Senin (2/1/2023). [Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap supaya para alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk bisa segera kembali ke Indonesia setelah mengemban tugas pendidikan di luar negeri.

"Saya suka khawatir kalau ada orang yang semakin pintar sekolah ke luar negeri terus lupa menjadi orang Indonesia," kata Sri Mulyani dalam "Kuliah Umum: Ketahanan Ekonomi dalam Perspektif Lokal, Nasional, dan Global" di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Sri Mulyani mengatakan bahwa para alumni beasiswa LPDP sudah diberikan kebebasan untuk memilih universitas, baik di dalam maupun luar negeri serta jurusannya sehingga mereka bisa mendapatkan ilmu pengetahuan serta pengalaman di pendidikan tinggi.

Ia mengungkapkan para alumni LPDP bisa membawa dan membuka cakrawala untuk menjadi pemimpin masa depan.

Pada 2022, penerima beasiswa LPDP sebanyak 5.664 orang yang terdiri dari jenjang magister 4.837 orang (85,4 persen) dan doktor 827 orang (14,6 persen).

Sementara itu dilihat dari programnya, terdiri dari program dalam negeri 2.716 orang (47,6 persen), luar negeri 2.743 orang (48,4 persen), dan program Putra Putri Papua 205 orang (4 persen) belum menentukan dalam atau luar negeri.

Secara keseluruhan, kata Menkeu, jumlah penerima beasiswa LPDP sejak 2013 adalah sebanyak 35.536 orang yang terdiri dari afirmasi 8.569 orang, targeted group 8.295 orang, dan umum 18.672 orang.

"Dari 35 ribu yang sudah disekolahkan, terdapat lebih dari 18 ribu alumni," ucap dia.

Sri Mulyani juga menjelaskan seluruh penerima beasiswa tersebut dibiayai oleh hasil investasi dana abadi pendidikan yang mencapai lebih dari Rp120 triliun. Hasil investasinya mencapai Rp6 triliun.

Baca Juga: Digadang Jadi Gubernur BI, Harta Kekayaan Menkeu Sri Mulyani Capai Rp58 M Termasuk Utang

Dana abadi tersebut menggambarkan peran anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk membangun sumber daya manusia di Tanah Air. [ANTARA]

Load More