Suara.com - Berdasarkan data Laporan Tingkat Gemar Baca yang dirilis oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tahun 2023, rata-rata masyarakat Indonesia hanya membaca empat sampai lima bahan bacaan pertigabulan.
Meskipun tingkat kegemaran membaca masyarakat menunjukan tren positif hingga meraih skor 63.9%, namun berbagai usaha aktif masih dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan tingkat literasi dan mempersiapkan generasi
muda Indonesia agar dapat bersaing menjadi masyarakat global.
Hal inilah yang membuat Erha meluncurkan Program Berkarya Bercerita yang merupakan rangkaian kegiatan literasi di Taman Baca Jendela Dunia milik Arya Noble Group.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas bagi anak-anak dalam mengasah kemampuan literasi, khususnya membaca dan menulis, hingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang aktif, kreatif, dan berwawasan.
Program Berkarya Bercerita pertama dilaksanakan di Taman Baca Jendela Dunia yang terletak di SD Dinamika Bekasi pada Sabtu (9/4/2023). Kegiatan ini diisi dengan rangkaian aktivitas edutainment menyenangkan seperti kegiatan bercerita dan bermain peran yang dapat mengasah kemampuan serta meningkatkan ketertarikan siswa untuk belajar.
Dihadiri oleh hampir 200 partisipan yang didominasi oleh anak-anak pengepul sampah yang tinggal di kawasan TPST Bantargebang, kegiatan Berkarya Bercerita juga turut mengundang volunteer Erha dan anggota Komunitas Acne-Free Universe untuk dapat berinteraksi langsung dengan siswa sebagai fasilitator kegiatan.
Acne-Free Universe adalah komunitas bagi acne warrior untuk membangun koneksi dan
berbagi solusi serta tips and trick penanganan jerawat melalui grup daring eksklusif dan berbagai aktivitas
menyenangkan.
Mereka juga merupakan komunitas jerawat pertama di Indonesia yang masing-masing kelompoknya dipimpin oleh Acne-Free Captain yang merupakan para acne influencers yang secara rutin melakukan aktivitas untuk mendukung penyembuhan jerawat.
Program Berkarya Bercerita dibuka dengan aktivitas membaca cerita bersama. Didampingi oleh kelompok relawan, para siswa secara bergantian diminta untuk membacakan satu paragraf bagian cerita di depan teman-temannya.
Baca Juga: Abidzar Ungkap saat Dia dan Umi Pipik Numpang di Rumah Rossa Akibat Faktor Ekonomi
Selanjutnya, siswa juga diajak untuk mengenal berbagai profesi melalui kegiatan bermain peran. Siswa diperkenankan untuk mencoba berbagai alat-alat yang dipakai dalam keseharian profesi perawat, apoteker, hingga dokter. Aktivitas ini diharapkan dapat menambah motivasi belajar siswa untuk meraih cita-citanya.
“Melalui rangkaian kegiatan belajar sambil bermain bagi anak-anak pengunjung Taman Baca Jendela Dunia, kami berharap taman baca ini dapat menjadi arena belajar yang menyenangkan dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap aktivitas membaca," tandas Andreas Bayu Aji, Corporate Affairs Director Arya Noble Group, induk usaha Erha.
Berita Terkait
-
Wajah Masa Muda Andre Taulany Jadi Omongan Disebut Plek Ketiplek Sang Putra Kenzy: Cetakan Bapaknya
-
Anak Nycta Gina Usia 4 dan 6 Tahun Sudah Puasa Sampai Magrib, Bakal Dapat Hadiah?
-
Lucunya Kaesang Pangarep Saat Berharap Jadi Anak Pegawai Pajak daripada Anak Presiden: Biar Bisa Flexing Harta Orangtua?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi