Suara.com - Mirukaku, brand asli Indonesia telah menempuh perjalanan yang luar biasa hingga kini membuatnya menjadi sorotan di TikTok dan diakui oleh banyak beauty enthusiast.
Namun, tahukah kamu kalau Mirukaku berawal dari hanya usaha sampingan? Mirukaku lahir dari seorang karyawan yang memiliki pengalaman bekerja di beberapa perusahaan kosmetik, termasuk di salah satu brand kosmetik Korea yang terkenal. Memulai karir dari bawah sampai menjabat sebagai seorang manajer di perusahaan kosmetik, membuat sebuah ide dan inspirasi muncul untuk mendirikan bisnis kosmetiknya sendiri.
Dorongan lainnya adalah keinginan untuk berkembang lebih jauh sebagai seorang manusia dengan berusaha di atas kakinya sendiri. Bekerja sama dengan beberapa teman, dimulailah proses perencanaan dan percobaan sampai terlahir satu produk unggulan yang kini melambungkan namanya, yaitu Mirukaku CDHA Gold Serum Brightening Effect. Sayangnya, hal ini tidak bertahan lama karena pandemi COVID-19 yang melanda, sehingga pada tahun 2020 Mirukaku sempat vakum dan hanya menjadi bisnis sampingan.
Pada tahun 2023, Mirukaku kembali mengalami kebangkitan dengan tekad yang kuat, Mirukaku mulai memasarkan produknya yang diawali dengan proses marketing tradisional.
Mengandalkan reseller kecil dan promosi langsung kepada konsumen yang akhirnya berkembang dengan serius sampai ranah marketing modern yang juga bekerja sama dengan iBooming, platform digital marketing untuk melakukan pemasaran digital secara luas dan terukur. Bermula dari produk Mirukaku C-DHA Gold Serum Brightening Effect, kini Mirukaku berkembang pesat dan menawarkan berbagai produk perawatan kulit termasuk moisturizer, toner dan sunscreen yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan.
Perkembangan ini tidak lepas dari respons positif dan permintaan dari konsumen Mirukaku yang memberikan dorongan untuk terus berkembang dan menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan mereka. Meskipun Mirukaku tidak membatasi target pasar dalam segmen usia tertentu, namun mayoritas pengguna berada dalam rentang usia 18 hingga 50 tahun.
Walaupun demikian, produk-produknya juga diminati oleh mereka yang di luar rentang usia tersebut, hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan perawatan kulit yang sehat tidak mengenal usia Industri skincare di Indonesia di tengah persaingan yang ketat, dalam hal ini Mirukaku menonjolkan keunikan dan kekuatannya sebagai brand lokal yang diproduksi sepenuhnya di Indonesia.
Konsep praktis dan aman, serta kualitas bahan baku yang dipilih dengan cermat, menjadi faktor utama yang membedakan Mirukaku dari brand lain. Meskipun terlibat dalam persaingan harga yang tajam, Mirukaku tetap berpegang pada prinsip bahwa kualitas tidak bisa dikompromikan.
"Dalam menghadapi persaingan dan tantangan seperti kebiasaan konsumen yang menginginkan hasil instan tanpa memperhatikan resiko, Mirukaku perlu tanggap dan kreatif dalam memberikan edukasi dan menjaga kualitas produk bagi konsumen", ucap Yuliandi, owner Mirukaku di atas persaingan sengit yang ada di dalam industri skincare.
Baca Juga: Tips Wajah Glowing ala Nikita Willy: Rutinitas Skincare Malam Lebih Mahal dari UMR Jogja
Dalam menghadapi tren dan perubahan preferensi konsumen, Mirukaku terus mengikuti perkembangan terbaru dalam industri skincare tanpa mengabaikan kebutuhan konsumen sesungguhnya. Inovasi dan pengembangan produk terus dilakukan untuk memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang.
Melalui pemasaran digital yang aktif, termasuk endorsement oleh influencer dan memanfaatkan peran komunitas influencer dengan iBooming, Mirukaku berhasil menarik perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan. Pencapaian terbaik yang telah diraih adalah mampu memosisikan diri sebagai salah satu pemain utama dalam industri skincare lokal, dengan harapan untuk terus berkembang dan dikenal secara global.
Menghadapi perubahan trend kedepannya, Yuliandi, owner Mirukaku menyatakan pihaknya siap menghadapi tantangan trend dengan berinovasi dan mendengarkan kebutuhan konsumen. "Karena kami yakin kualitas yang baik dan pendekatan yang berkelanjutan dalam menjalani bisnis adalah jalan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Nikita Willy Rendam Wajah di Air Es sebelum Mulai Rutinitas Skincare, Apa Sih Manfaatnya?
-
Ditanya soal Uang Kementan untuk Perawatan Kecantikan, Hakim Ingatkan Anak SYL Tak Bohong di Persidangan
-
Putri SYL Tepis Minta Duit Kementan buat Skin Care, Thita Ngaku Cuma Temani Ayahnya ke Dokter Kecantikan
-
Bye-Bye Jerawat! 3 Rekomendasi Serum Salicylic Acid Lokal di Bawah Rp200 Ribu
-
3 Urutan Basic Skincare untuk Kulit Berjerawat dengan Budget Rp150 Ribuan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
-
Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS
-
Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan
-
Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu