/
Senin, 08 Agustus 2022 | 16:23 WIB
Penyakit Kulit yang kerap dialami orang Indonesia (Freepik)

PURWASUKA | Cacar monyet menjadi salah satu penyakit kulit yang serius di Indonesia. Bahkan, penyakit ini juga mengemparkan di beberapa belahan dunia.

Penyakit kulit sendiri memiliki banyak jenisnya. Terlebih, beberapa diantaranya kerap dialami oleh masyarakat Indonesia.

Purwasuka.suara.com melansir dari banyak sumber, berikut Penyakit Kulit yang kerap dialami orang Indonesia:

1.  Cacar Air - Cacar air adalah Penyakit Kulit yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan keluarnya bintik-bintik merah berisi cairan pada kulit. 

Masalah ini cukup menular, terlebih saat imun tubuh-mu sedang lemah.

Penyakit ini bisa sembuh dengan perawatan di rumah. Namun, dokter bisa menganjurkan obat antivirus untuk membantu proses penyembuhan. Pastikan dikonsumsi secara teratur hingga gejalanya hilang.

2. Eksim - Penyakit kulit ini disebabkan oleh alergi atau iritasi terhadap bahan tertentu. Kemudian, memicu terjadinya peradangan pada kulit dengan gejala utama kemerahan, terasa gatal, dan kering.

Ada beberapa jenis eksim yang dapat terjadi pada anak maupun dewasa, seperti dermatitis atopik dan dermatitis kontak. Cara mengobatinya, bisa dengan menggunakan pelembab. 

3. Kutil - Kutil merupakan Penyakit Kulit yang dipicu oleh virus HPV. Tampilannya seperti benjolan kasar dengan warna kecoklatan atau merah muda, dan penyakit ini dapat menular.

Baca Juga: Hadirkan Edukasi Sejarah Filateli, Peruri Pamerkan Prangko Hybrid di World Stamp Championship Indonesia 2022

Meski kutil dapat hilang dengan sendirinya, ada baiknya kamu pergi ke dokter yang akan menganjurkan beberapa metode pengobatan. Diantaranya, cryotherapy, asam salisilat, hingga operasi kecil.

4. Kurap - Kurap adalah infeksi jamur yang berkembang di bagian kulit yang lembab dan hangat, seperti pada sela-sela jari kaki. Penyakit ini terasa gatal, kulit kemerahan, dan menular.

Untuk mengobati kurap kadas, bisa dengan memakai krim antijamur. Namun, ada baiknya meminta panduan dari dokter terkait jenis krim serta berapa lama penggunaannya.***

Load More