JAKARTA – Sebulan berlalu, kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J menjadi perhatian publik. Di tengah pengusutan kasus tersebut oleh pihak kepolisian, muncul berbagai persoalan. Salah satu yang hingga kini ramai diperbincangkan adalah isu Konsorisum 303. Apa itu konsorsium 303?.
Seperti diketahui, istilah Konsorsium 303 muncul di tengah proses investigasi kasus Irjen Ferdy Sambo yang kini sudah berstatus tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Sebelumnya, istilah ini tak pernah terdengar sekalipun.
Berikut penjelasan Konsorsium 303 seperti yang dilansir dari Detik.com:
Respons Polri soal Isu Konsorsium 303 Ferdy Sambo
Polri langsung memberikan respons soal adanya isu Konsorsium 303 yang dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo. Polri berjanji akan menindak tegas semua penyakit masyarakat (pekat) termasuk judi hingga narkoba.
"Yang pasti semua pekat (judi, narkoba, premanisme) ditindak tegas," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/8/2022).
Dedi menegaskan pihaknya bakal tegas dalam memberantas semua jenis judi. Hal itu sudah menjadi tanggung jawab Polri.
"Nggak usah dikandani (diberi tahu). Kalau itu, yo sikat terus pekat (penyakit masyarakat)," kata Dedi.
Apa itu Konsorsium?
Baca Juga: Profil Erina Gudono, Finalis Puteri Indonesia yang Diisukan Segera Menikah Dengan Kaesang Pangarep
Untuk mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan Konsorsium 303 dapat merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Menurut KBBI yang dilansir dari laman resmi Kemdikbud, berikut penjelasan arti istilah Konsorsium.
Konsorsium adalah himpunan beberapa pengusaha yang mengadakan usaha bersama atau kumpulan pedagang dan industriawan, dan perkongsian.
Dalam istilah keuangan, Konsorsium dapat diartikan sebagai pembiayaan bersama suatu proyek atau perusahaan yang dilakukan oleh dua atau lebih bank atau lembaga keuangan.
Konsorsium 303 Apa Maksudnya?
Adapun dalam istilah Konsorsium 303, angka 303 menunjukkan kode dalam kepolisian. Kode 303 di kepolisian artinya adalah segala jenis tindak pidana perjudian.
Konsorsium 303 dan Hukuman Tindak Pidana Perjudian dalam Pasal 303 KUHP
Berita Terkait
-
Detik-detik Istri Irjen Ferdy Sambo Menangis Jelang Eksekusi Brigadir J
-
Profil Steven Setiono, Crazy Rich Surabaya yang Diisukan Jadi Investor Konsorium Ferdy Sambo
-
Komnas HAM Minta Putri Candrawathi Terbuka dan Jujur Soal Kasus Brigadir J
-
Cukup Dua Alat Bukti Ini Polri Jerat Istri Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Respons Pelatih Timnas Futsal Jepang usai Kalah dari 'Monster' yang Ia Ciptakan Sendiri
-
Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
Rapor Dean James Lawan Telstar: Akurasi Operan Tinggi, Tapi Go Ahead Eagles Tumbang
-
5 Potret Lawas Denada dan Ressa, Belum Tahu Berfoto dengan Ibu Kandung
-
5 Produk Skincare Alpha Arbutin untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Gelandang Persib Beckham Putra Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera