JAKARTA – Penyidik Tim Khusus Mabes Polri masih terus mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, beberapa waktu lalu.
Dari sekian barang bukti yang dianggap vital, dua diantaranya belum ditemukan tim penyidik. Dua barang bukti tersebut yakni ponsel milik Brigadir J dan sarung tangan Irjen Ferdy Sambo yang digunakan saat melakukan penembakan.
Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, saat insiden penembakan terhadap Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo diduga menggunakan sarung tangan berwarna hitam. Meski sudah dilakukan pencarian, sarung tangan tersebut tak kunjung ditemukan.
"Sampai hari ini itu [sarung tangan] juga belum [ketemu]. Masih dalam pendalaman," kata Dedi saat berbincang dengan CNN Indonesia TV, Selasa (23/8).
Tak hanya itu, Polri hingga saat ini masih mencari handphone asli milik Brigadir J yang hilang. Sebelumnya, Komnas HAM sempat meminta Polri mencari handphone milik Brigadir J.
Dedi menegaskan, dua barang bukti tersebut menjadi tanggung jawab dari penyidik untuk bisa mengungkapkan teka-teki pembunuhan terhadap Brigadir J.
Meski demikian, Dedi memastikan penyidik sudah memiliki bukti lain yang cukup untuk membuktikan adanya pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh