PURWAKARTA - Puluhan mahasiwa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Purwakarta turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hari ini, Selasa (6/9/2022).
Dalam aksinya, mereka mengkritisi kebijakan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sejumlah spanduk bernada penolakan terhadap kebijakan pemerintah dibawa oleh puluhan mahasiswa ini.
Ratusan personel Polres Purwakarta pun diterjunkan ke lokasi aksi unjuk rasa guna melakukan pengamanan jalannya protes yang dilakukan oleh mahasiswa PMII Kabupaten Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain menyebutkan, total petugas yang disiagakan dalam pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa ini sebanyak 127 personel.
"Untuk jumlah personel Polri pada hari ini kami terjunkan sebanyak 127 anggota untuk melakukan pengamanan dalam aksi demo yang dilakukan mahasiswa agar berjalan kondusif, lancar, dan aman," katanya, Selasa (6/9/2022).
Dia mengklaim, dalam menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa ini, pihaknya telah menginstruksikan para personel agar tetap mengedapankan sikap humanis.
"Kami akan amankan di sejumlah titik, tetapi prioritasnya di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta. Selain itu kita tempatkan sejumlah personel di jalan guna mengatur kelancaran lalulintas," katanya.
Edwar mengimbau kepada para mahasiswa yang akan melakukan aksi, tetap menjaga keamanan dan ketenteraman, serta diharapkan bekerjasama dengan pihak kepolisian.
"Kami mengimbau adik-adik mahasiswa yang melakukan aksi dengan damai dan tidak menggangu ketertiban umum," pungkasnya. ***
Baca Juga: Selama 4 Tahun Menjabat Wabup Purwakarta, Segini Total Harta Kekayaan H. Aming
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar