JAKARTA - Setelah pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar dan Pertamax, kali ini tarif ojek online (Ojol) resmi dinaikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Meski dinyatakan naik, namun besarannya berbeda dengan dibagi menjadi tiga zona. Hal ini dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno.
Hendro menerangkan, keputusan dinaikannya tarif ojol ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 458 Tahun 2020.
Lanjutnya, untuk kenaikan tarif batas bawah ojol di zona 1 yang meliputi Jawa, Sumatera, dan Bali menjadi Rp2.000 per kilometer dari sebelumnya sebesar Rp1.850.
Sedangkan, tarif batas atas di zona 1 naik dari Rp2.300 per kilometer menjadi Rp2.500 per kilometer.
"Untuk zona 2 meliputi wilayah Jabodetabek yaitu tarif batas bawahnya Rp2.250 per kilometer naik menjadi Rp2.550 per kilometer. Untuk batas atas dari Rp2.650 per kilometer naik menjadi Rp2.800 per kilometer. Ada kenaikan batas bawah 13 persen dan batas atas 6 persen," katanya, Rabu (7/9/2022).
Lalu disebutkan oleh Hendro, kenaikan tarif untuk zona 3 yang meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara dan Papua, tarif batas bawahnya menjadi Rp2.300 per kilometernya dari sebelumnya Rp2.100 per kilometernya.
Artinya, kenaikan di zona 3 yakni sebesar 9,5 persen. Kemudian, untuk batas atas naik menjadi Rp2.750 per kilometer dari sebelumnya sebesar Rp2.600 per kilometer atau naik 5,7 persen.
Dia menambahkan, untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 km pertama.
Baca Juga: Bocoran Harga iPhone 14 yang Akan Diluncurkan, Lebih Mahal dari iPhone 13?
"Jadi untuk zona 1, 4 km itu Rp8.000 sampai Rp10.000. Untuk zona 2 itu Rp10.200 sampai Rp11.200. Untuk zona 3 Rp9.200 sampai Rp11.000," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
Apa Kepanjangan Kata Ketupat? Kuliner Khas Lebaran yang Sarat Makna
-
4 Inspirasi Outfit Sporty ala Jisoo BLACKPINK yang Tetap Chic
-
Komsi Komsa: Mengintip Konspirasi Sejarah Global Lewat Petualangan Sam
-
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Bersama Pelaku Industri Emas Inisiasi Pembentukan IBMA
-
Catch Catch oleh Yena: Intensnya Sikap Tarik Ulur dalam Hubungan Asmara
-
Garmin Luncurkan Sonar 360 Derajat, Pemancing Kini Bisa Lacak Ikan Lebih Akurat
-
Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Awas Cuaca Ekstrem Intai Pemudik di Jabar! BPBD Turunkan Pasukan Penuh di Jalur Maut Rawan Longsor