Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyesuaian kenaikan tarif dasar terhadap transportasi bus antar kota antar provinsi atau AKAP kelas ekonomi. Tarif dasar ini terbagi dua yakni atas tarif batas atas dan bawah.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno mengatakan, kenaikan tarif bus AKAP mempertimbangkan beberapa hal, mulai berdasarkan biaya awak bus sampai kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Untuk biaya AKAP ekonomi antar provinsi mulai 2016 hingga 2020 belum pernah terjadi kenaikan tarif. Tetapi karena penyesuaian harga BBM, maka perlu terdapat penyesuaian tarif," ungkapnya Hendro pada konferensi pers virtual, Rabu (7/9/2022).
Adapun menurut Hendro, kenaikan tarif dasar rata-rata bus tipe ekonomi selama tahun 2022 ini ditetapkan sebesar Rp 159 /km. Tarif itu naik dibandingkan waktu tahun 2016 lalu sebanyak Rp 119 /km.
Sedangkan, berdasarkan daerah/wilayah, tarif batas atas untuk wilayah Sumatera Jawa, Bali Nusa Tenggara, tarif batas atas menjadi Rp 207 per penumpang per kilometer.
"Untuk tarif batas bawah sebagai Rp 128 per penumpang per km, ini naik berdasarkan harga dari tahun 2016 yang sebelumnya Rp 95 per penumpang per km," ucap Hendro.
Sementara, untuk daerah/wilayah Kalimantan, Sulawesi & Indonesia Timur, tarif batas atas sebesar Rp 227 per penumpang per kilometer.
"Lalu buat tarif batas bawah sebesar Rp 142 per penumpang per kilometer, naik bila dibandingkan dari tahun 2016 Rp 106 rupiah per penumpang per kilometer," pungkas Hendro.
(suara.com)
Baca Juga: BLT Rp 600 Ribu Kapan Cair? Siap-siap Cek Namamu di Cekbansos.kemensos.go.id
Tag
Berita Terkait
-
Tok! Pemerintah Resmi Naikkan Tarif Transportasi Online, Driver Ojol Harap Upah Juga Naik
-
Upaya Kemenhub Mengatasi Dampak Kenaikan Harga BBM
-
Tarif Bus AKAP di Cicaheum Naik Efek Harga BBM Mahal, Jumlah Penumpang Langsung Anjlok
-
Ongkos Bus Bakal Naik 35 Persen Imbas Kenaikan Harga BBM
-
Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Ojol
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap