KARAWANG - Kapolres Karawang, AKBP Aldi Suhartono mengatakan, keempat pelaku pengoplos gas elpiji subsidi ke non subsidi terancam enam tahun penjara atas perbuatannya.
Keempat pelaku yang terdiri dari pemilik dan karyawan pangkalan gas di Klari, Kabupaten Karawang itu dijerat dengan Pasal Pasal 55 UU Nomor 22 tahun 2021 tentang Minyak Gas dan Bumi, sebagaimana telah diubah oleh cluster pasal 40 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang UU Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.
“Penyalahgunaan elpiji bersubsidi ini dilakukan di daerah Klari. Di lokasi rumah atau tempat yang dilaporkan kami menemukan dugaan orang yang sedang melakukan pemindahan tabung subsidi 3 Kg ke 12 Kg,” ujar Aldi, Senin (12/9/2022).
Dia menerangkan, keempat pelaku yakni BR, EP, EK, dan SG mempunyai peran yang berbeda-beda. Mulai dari mengoplos gas hingga mendistirbusikannya ke masyarakat.
Dijelaskannya, BR adalah pemilik pangkalan gas elpiji, lalu EP dan EK bertugas memmindahkan isi tabung gas elpiji subsidi ke non subsidi. Kemudian pelaku SG pemilik nakal yang semestinya gas elpiji subdidi didistribusikan ke masyarakat malah menjualnya kembali ke BR.
Atas perbuatan keempat pelaku ini negara dirugikan sebesar Rp1,2 miliar. Bahkan, aksi yang dilakukan sejak tahun 2021 ini telah mengoplos tabung gas sebanyak 39 ribu.
“Masyarakat sangat dirugikan dengan penyalahgunaan gas elpiji ini. Dari hasil pemeriksaan pelaku memindahkan gas subsidi ke nonsubsidi belum tentu isinya 12 Kg,” ucap Aldi.
Aldi menambahkan, saat ini keempat pelaku telah dimasuk ke dalam jeruji penjara Polres Karawang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Atas perbuatannya pelaku diancam hukum 6 tahun penjara," pungkasnya. ***
Baca Juga: Polres Karawang Tangkap 'Dokter' Suntik Gas Subsidi Jadi Non Subsidi di Klari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Turun Jadi Rp 2,9 Juta/Gram
-
Mauricio Souza Doakan 6 Pemain Persija Tembus Skuad Final Timnas Indonesia
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Promo Alfamart hingga 18 Maret 2026: Minyak Goreng, Kue Kaleng hingga Sirup Diskon Besar-besaran
-
Jakarta 'Membara', BMKG Ingatkan Bahaya Sinar UV Level Ekstrem Hari Ini
-
Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD
-
Sajikan Kelapa Utuh dalam Menu MBG, BGN Hentikan 9 SPPG di Gresik
-
Jangan Panik Kehabisan Gas! Pertamina Banjiri Jateng dan DIY 9 Juta LPG 3 Kg Jelang Lebaran