KARAWANG - Kebocoran gas klorin dari PT Pindo Deli II dan Paper Mills II yang terjadi Rabu (14/9/2022) subuh menyebabkan sejumlah warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kabupaten Karawang terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Warga tersebut mengalami keracunan diduga karena menghirup gas klorin PT Pindo Deli II dan Paper Mills II. Para korban ini mengalami pusing hingga mual.
Seorang warga, Sapti (58) mengatakan, warga yang keracunan kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Rasanya pusing dan mual. Bahkan mata terasa perih," ujarnya, Rabu (14/9/2022).
Dia mengaku, merasakan hal yang serupa seperti warga lainnya saat keluar rumah pada pagi hari. Setelah diadukan ke pemerintah desa, pertolongan pun segera diberikan dengan mengevakuasi warga ke rumah sakit dan klinik terdekat.
"Pas ke luar rumah terasanya. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit," ucap Sapti.
Sementara itu, warga lainnya yakni Suhendar (25) menerangkan, warga yang keracunan ini diduga karena kebocoran gas klorin dari PT Pindo Deli II. Pusing, mual hingga mata erih dirasakan warga saat mereka ke luar rumah.
Menurutnya, peristiwa keracunan ini sudah sering terjadi setiap tahunnya. Namun pada tahun ini, semakin parah hingga sejumlah warga harus dibawa ke rumah sakit.
"Tahun kemarin juga terjadi peristiwa yang sama. Tahun lalu juga terjadi. Kejadian parah pada 2018, selama setahun itu dua kali berturut-turut sampe ada 60 orang lebih korbannya," terangnya melansir dari Antara.
Diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang sempat mencabut izin dua perusahaan tersebut pada Mei 2018. Tindakan tegas DLH Karawang ini tertuang dalam Keputusan Kepala DLHK Karawang Nomor 180/Kep.190-PPL/2018 tertanggal 18 Mei 2018.
Di antara alasan penutupan itu, Caustic Soda Plant PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II telah lalai lantaran sejumlah alat produksi klorin yang sudah waktunya dilakukan peremajaan tetapi belum dilakukan.
Perusahaan itu dinilai menyalahi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) Nomor 2 Tahun 2017. ***
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Bangunan Sekolah Rusak, Anggota DPR RI Syaiful Huda Dorong Pemkab Karawang Prioritaskan Sektor Pendidikan
-
Merasa Pusing dan Mual, Warga Korban Keracunan Gas Klorin di Karawang Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Kawasan Wisata Religius Makam Syekh Quro Karawang Bakal Direvitalisasi Pemkab, Anggarannya Capai Segini
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!