PURWAKARTA - Beredarnya video aksi sweeping oknum pengemudi ojol kepada sesama pengemudi ojol Purwakarta pada saat demo yang dilakukan Aliansi Ojol Purwakarta, pada Rabu, 14 September 2022 kemarin.
Dalam video berdurasi 26 detik itu tampak seorang driver ojol yang tengah membawa menerima order. Driver tersebut kemudian diberhentikan oleh rekan-rekannya dan disuruh minggir.
Driver tersebut pun mendapat kalimat perundungan karena tidak ikut demo.
"Urang berjuang teh jang ente (kami berjuang ini untuk kamu), urang teh sarua usaha, tong sok ngamanfaatkeun situasi jang keuntungan sorangan (kita sama-sama usaha, jangan memaafkan situasi ini untuk keuntungan sendiri)" teriak driver lain.
Ia lantas disuruh untuk mematikan mesin sepeda motor dan mematikan aplikasi ojol milik driver ojol tersebut.
"Pareuman buru pareuman aplikasinya (matikan cepat matikan aplikasinya), buru pareuman bisi di gablog ku aing (cepat matikan jangan sampai saya gampar)," Cetus driver ojol saat mengintimidasi ojol yang tak ikut demo.
Menanggapi viralnya video yang beredar tersebut, jajaran Polres Purwakarta bergerak cepat mengambil langkah dengan mempertemukan kedua belah pihak dan mediasi perdamaian di Mapolres Purwakarta.
"Terkait aksi video sweeping dan pengancaman beberapa oknum pengemudi ojol terhadap sesama pengemudi ojol lainnya yang masih melayani penumpang dan tidak ikut demo aliansi ojol Purwakarta di Kantor DPRD Purwakarta kemarin, kita sudah lakukan mediasi kedua belah pihak," ucap Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, pada Kamis, 15 September 2022.
Dengan beredarnya video tersebut, lanjut dia, Polres Purwakarta telah melakukan langkah-langkah deteksi dini dan mencari para pihak yang ada dalam video tersebut sebagai langkah antisipasi dampak dari beredarnya video itu.
Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Turun Pada Juli Jadi USD400,4 Miliar
"Kemarin, bertempat di ruangan Satu Intelkam Polres Purwakarta, kami telah dilaksanakan perdamaian terkait kesalahpahaman antara dua orang pengemudi ojol bernama Dede Muhammad Ghozali dengan Roni Syahroni pada saat aksi unjuk rasa Ojek Online Purwakarta di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Cipaisan, yang sempat viral di media sosial," ucap Edwar.
Ia menyebut mediasi ini dilakukan untuk menyudahi perseteruan pasca aksi sweeping antara sesama ojek online.
"Dengan dilaksanakannya mediasi tersebut maka kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan Kesalahpahaman tersebut secara musyawarah, kekeluargaan dan tidak akan memperpanjang permasalahan sampai ke ranah hukum," tutur Edwar.
Edwar menambahkan, pihak Polres Purwakarta sebagai penengah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan sehingga tidak menimbulkan ekses yang lebih luas.
"Permasalahan dalam video itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan semuanya kembali seperti biasa. Mereka sudah berjanji untuk tidak saling bertikai dan menghargai satu sama lain," jelas AKBP Edwar Zulkarnain.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa