PURWAKARTA - Lima orang komplotan pelaku maling yang menggasak toko sembako Eka Jaya yang berlokasi di Jalan Raya Ciselang, Kabupaten Purwakarta dibekuk polisi. Para pelaku ditangkap usai melancarkan aksinya pada Sabtu (10/9/2022) sekitar 02.30 WIB.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, kelima komplotan ini berasal dari luar daerah. Adapun identitas mereka yakni MT (33), warga Kabupaten Karawang.
Kemudian, RT (24) dan HS (34) warga Sumatera Utara. Lalu MMS (27) dan AJS (35) warga Kabupaten Bekasi.
Diterangkannya, pengungkapan kasus ini dari laporan pemilik toko. Para pelaku sudah sempat menjalankan aksinya dan masuk kedalam toko, namun aksi mereka diketahui pemilik toko.
"Saat itu dibagi tim untuk melakukan pencarian mobil yang digunakan pelaku. Kemudian sekira pukul 03.00 WIB dini hari, di Kampung Rawa Munjul Jaya Kabupaten Purwakarta, Tim mencurigai mobil yang mirip digunakan pelaku. Setalah dihampiri para pelaku tersebut melakukan diri dan aksi kejar-kejaran pun terjadi," katanya, Rabu (14/9/2022).
Aksi kejar-kejaran kendaraan pelaku dan polisi tak terelakan ketika itu. Tidak ingin buruannya lepas, polisi kemudian mempepet mobil pelaku.S
alah satu pelaku sempat mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver dan pelaku lain menggunakan tajam mencoba menyerang petugas saat hendak diamankan.
"Saat dihampiri petugas untuk diamankan, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api rakitan jenis revolver dan ada juga yang mengeluarkan senjata tajam. Petugas sempat memberikan peringatan, tak diindahkan oleh terduga pelaku, akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur, menembak kaki salah satu pelaku yang memegang senjata api rakitan," katanya.
Edwar menambahkan, para pelaku sudah melakukan aksi pencurian di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Purwakarta dan juga di wilayah lainnya.
Baca Juga: Keberatan Harga BBM Naik, Ratusan Ojol Unjuk Rasa di DPRD Purwakarta
"Di Purwakarta meraka sudah melakukan aksi di lima lokasi. Pelaku berjumlah lima orang melaksanakan aksinya dengan cara bergantian. Berdasarkan pengakuan para pelaku pernah dan telah berhasil melakukan aksinya di Kabupaten Purwakarta, Subang, Karawang, Cilegon, Cikarang, Bekasi dan Jakarta," katanya melansir dari Jabarnews.com.
Dijelaskan Edwar, dalam melancarkan aksinya, para pelaku melakukan hunting sepanjang jalan dengan Target Showroom kendaraan motor, Toko Onderdil, Toko Baju, Toko Sembako dan minimarket.
"Pelaku melakukan aksinya dengan cara merusak gembok dan pintu rolling door menggunakan gunting beton, linggis dan kunci leter T yang sudah di modifikasi. Para pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan kendaraan roda empat yang di sewa atau rental," imbuhnya.
Edwar menyebut, pihaknya menyita barang bukti alat kejahatan yang antara lain berupa satu buah senjata api rakitan jenis revolver berikut, lima buah peluru senjata api, tiga buah selongsong peluru, satu buah pisau lipat, satu unit mobil toyota Avanza berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi B-2847-SKJ (nopol palsu), empat buah plat nomer mobil, satu buah gunting baja, dua luah linggis, tiga belas buah alat kunci pas.
Selain itu, lanjut dia, diamankan, juga enam buah kunci obeng, dua buah kunci astag, empat unit handphone, empat buah gembok rusak, satu box minyak urut GPU hasil curian, satu set mesin bor dan satu buah rantai besi.
"Pelaku ini terbilang kejam saat aksinya diketahui, pelaku kerap melakukan aksi kekerasan terhadap korbannya. Kini para pelaku diamankan di Mapolres Purwakarta guna proses lanjut. Para pelaku ini dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Sering Dianggap Beban, Mengapa Mengapa Pengelolaan Sampah Perlu Dianggap Sebagai Investasi?
-
KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi
-
Bara Api Mengubur di Dalam Sampah, BNPB Paksa Satgas Damkar Lembur Hingga Jam 10 Malam
-
Petugas Sensus Ekonomi Ditolak Warga, Dikira Petugas PLN
-
Waspada Polisi Gadungan! Kapolres Tangerang Ingatkan Warga Berhak Minta Surat Tugas
-
Sigit Mustofa Nahkodai Warkaban 2026-2029, Perkuat Solidaritas Diaspora Bantul di Seluruh Indonesia
-
Ada Peringatan Baru, Apakah 13 Juli Akan Jadi Hari Libur Nasional?
-
Comeback 13 Juli, Heechul dan Leeteuk Bentuk Unit Baru Super Junior-83z
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Daftar Harga MacBook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan