PURWAKARTA - Seorang kakek berinsial ES (66) ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/9/2022).
Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol Januaryono menerangkan, korban diduga mengalami depresi karena adanya permasalahan keluarga dan utang piutang.
"Korban dikenal warga orangnya pendiam. Untuk motif masih dalam penyelidikan, sementara didapat ada masalah keluarga dan hutang piutang," katanya, Selasa (20/9/2022).
Korban ditemukan tewas pertama kali oleh istri ES. Saat ditemukan, korban dalam kondisi leher terlilit dengan tali tambang warna coklat yang di ikat ke kayu atas rumah.
"Mengetahui mengetahui suaminya tergantung, kemudian istri korban berteriak. Kemudian istri korban nmencoba menolong korban dengan cara memeluk, akan tetapi ketika hendak menolong tali tambang terputus dan korban jatuh ke lantai," katanya.
Kemudian, sambung dia, mendengar teriakan istri korban, kemudian tetangga korba berdatangan melihat korban dalam keadaan tertelungkup di lantai dan sudah meninggal dunia.
"Setelah itu, tetangga korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke RT setempat dan ke pihak kepolisian. Diduga korban ada permasalahan dalam keluarga serta hutang pihutang dan menurut saksi-saksi korban orang yang pendiam," jelasnya.
Januaryono menambahkan, pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan outopsi serta tidak akan menuntut kejadian tersebut kepada pihak manapun.
"Keluarga korban menerima dan ikhlas atas meninggalnya korban serta menyadari kejadian tersebut merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa," ucap Kompol H Januaryono
Baca Juga: Tenggelam di Sungai Mandai Kapuas Hulu, Seorang Warga Singkawang Ditemukan Meninggal Dunia
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran