/
Rabu, 21 September 2022 | 17:20 WIB
Ilustrasi bantuan sosial yang akan disalurkan Pemkab Karawang. (Freepik)

KARAWANG - Nelayan hingga tukang ojek akan mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Bansos ini disalurkan ke warga Kabupaten Karawang yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dinas Kabupaten Karawang, Ridwan Salam menerangkan, penyaluran bansos kepada warga yang terdampak kenaikan BBM ini sampai saat ini dalam pembahasan.

Adapun pembasan bansos yang akan diberikan terkait dengan sasaran, nominal bansos hingga anggaran yang akan dipakai untuk program sosial ini.

"Kalangan masyarakat yang akan mendapatkan bantuan ini adalah nelayan, petani, tukang ojek, dan kalangan masyarakat lainnya," ujarnya, Rabu (21/9/2022).

Ridwa menerangkan, bansos ini murni berasal dari Pemkab Karawang diluar dari BLT BBM pemerintah pusat. Dipastikan juga, terkait BLT BBM di Kabupaten Karawang masih terus berjalan dan disalurkan melalui Kantor Pos.

Terkait dengan skema penyaluran BLT BBM dibagi melalui beberapa titik, seperti di kantor pos, kantor desa, dan jemput bola dengan datang langsung ke rumah penerima.

Pembagiannya dilakukan di kantor pos atau di desa, atau didatangi ke tempatnya misal penerimanya itu jompo, tergantung dengan kebijakan kantor pos.

"Untuk program BLT BBM ini sepenuhnya dilaksanakan oleh kantor pos. Kami dari Dinas Sosial Karawang hanya melakukan peninjauan proses penyalurannya," terang Ridwan mengutip dari Antara.

Termasuk dengan data penerimanya, itu bersumber dari pemerintah pusat yang disampaikan ke kantor pos.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai Istri, Elektabilitasnya Kalahkan Ketum Golkar

Sesuai dengan data kantor pos yang telah diterima, jumlah penerima BLT BBM di Karawang sebanyak 157.358 orang yang tersebar di 30 kecamatan sekitar Karawang.

"Sampai saat ini proses penyalurannya masih berlangsung, dan untuk sementara ini penyalurannya berjalan lancar," pungkas Ridwan. 

Load More