KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang merekomendasikan PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II untuk merelokasi warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel guna mencegah terjadinya keracunan gas klorin seperti yang terjadi pada Rabu (14/9/2022).
Rekomendasi ini pun disanggupi pihak PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II. Mengingat, peristiwa warga keracunan sudah berulang kali terjadi.
Hal ini dikatakan kata Direktur Utama PT Pindo Deli, Adil Teguh usai pertemuan dengan Forkompinda Kabupaten Karawang pada Rabu (21/9/2022) kemarin.
"Relokasi warga, sanggup atau tidak, itu harus kita jalankan sesuai dengan komitmen kami dengan Pemkab Karawang," katanya.
Tak hanya relokasi warga, pihak PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II pun akan memperbaiki operasional caustic soda plant sehingga tidak menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan sekitar.
"Kami akan komitmen melakukan perbaikan. Kalau relokasi, ini tinggal masalah waktu saja. Jadi kami akan pikirkan untuk melakukan relokasi warga," terang Adil.
Terkait dengan skema relokasi terhadap lebih dari 200 warga tersebut, pihaknya akan melakukan pengkajian terlebih dalu. Dikhawatirkan mucul penolakan dari warga.
Meski demikian, adil menerangkan pihaknya akan berupaya merelokasi sesuai dengan kesepakatan dengan Pemkab Karawang. Hal ini demi kebaikan bersama.
Menurut dia, batas waktu relokasi warga terdampak keracunan gas pabrik yang ditentukan oleh Pemkab Karawang itu setahun. Namun pihaknya akan berupaya melakukan realisasi sebelum batas waktu itu.
Baca Juga: Luhut Membuka Perdagangan Saham AS NYSE: Ini Kehormatan kepada Mantan Prajurit
"Jadi lebih cepat lebih baik, hanya maksimal September 2022 warga terdampak itu harus sudah direlokasi," ucap Adil mengutip Antara.
Sementara itu, Bupati Karawang bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kapolres Karawang, Kajari Karawang, serta Dandim 0605/Karawang mendatangi PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.
"Saya sengaja mengundang jajaran forkopimda, yakni Kapolres, Kajari dan Dandim untuk menyaksikan komitmen Pindo Deli dalam melakukan perbaikan-perbaikan," ucap Cellica Nurachadiana.
Menurut dia, peristiwa keracunan gas pabrik Pindo Deli II yang dialami warga Kampung Cigempol tidak bisa didiamkan, karena peristiwa itu sudah terjadi berulang-ulang, yakni pada Desember 2017, Mei 2018, Juni 2021 dan pada 14 September 2022.
"Kami tidak bisa tinggal diam, karena peristiwa ini sudah terjadi empat kali. Ini menandakan kalau masyarakat (yang tinggal di dekat pabrik) tidak aman," katanya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Bisa Beli Motor Berkat Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Berdoa Kelak Ketemu Prabowo
-
Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan