KARAWANG - Polisi menangkap dukun pengganda uang berinisial KS (57) yang membunuh pasiennya di Kabupaten Karawang. Hal ini dikatakan Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy.
Arief menerangkan, penangkapan pelaku dilakukannya setelah selama satu minggu melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat pria berinisial U (54) di Pemakaman Umum Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya pada Jumat (9/9/2022) lalu.
"Pelaku kita tangkap di rumahnya, setelah seminggu kita melakukan penyelidikan," katanya mengutip dari tribunjabar.id, Jumat (23/9/2022).
Dia menerangkan, korban sempat mengalami kesulitan uang untuk tambahan modal usahanya berbisnis minyak curah. Hingga kemudian, memilih jalan pintas menghubungi pelaku yang dikenal bisa menggadakan uang.
Korban pun kemudian janjian dengan pelaku di tempat Pemakaman Umum Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya pada Kamis (8/9/2022) malam untuk melakukan ritual penggandaan uang.
Salah satu syarat ritual penggandaan uang itu, korban diharuskan memakai celana dalam wanita. Dan itu pun disanggupinya.
"Malam itu korban dan pelaku bertemu untuk melakukan ritual penggandaan uang," terang Arief.
Arief menerangkan, setelah beberapa jam berlalu, uang yang dijanjikan oleh pelaku tidak kunjung bertambah. Hingga berujung kemarahan korban kepada pelaku.
"Karena kesal, pelaku juga kemudian memukul korban di kepalanya dengan papan nisan. Jadi papan nisan dicabut disalah satu makam," katanya.
Baca Juga: Labu Baik bagi Lambung, Begini Penjelasan dr. Zaidul Akbar
Usai menghabisi nyawa korban, pelaku lalu kabur dengan membawa uang korba sebesar Rp10 juta. Sedangkan motif pembunuhan ini, diterangkan Arief yakni faktor ekonomi.
"Motifnya ada ekonomi juga," pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Saat Fisika Bertemu Bela Diri: Seni Mengalahkan Lawan Tanpa Kekuatan Kasar Lewat Jiu-Jitsu
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah