/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:30 WIB
Presiden Jokowi Minta Kapolri Untuk Sederhanakan Visi Presisi (ist)

PURWASUKA - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) minta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menyederhanakan visi Presisi.

Diduga hal tersebut dilakukan oleh Jokowi usai merasa geram usai Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tercoreng dengan kasus-kasus buruk.

Menurut Presiden Jokowi, visi presisi harus bisa dipahami oleh semua jajaran kepolisian dan dijalankan, bukan hanya sekadar visi.

"Visi Presisi Pak Kapolri, saya minta jangan menjelimet. Tolong disederhanakan, sehingga di bawah itu mengerti apa yang harus dijalankan," kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jumat (14/10/2022) dilansir dari Suara.com.

Diketahui sejak Januari 2021, saat masa kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Visi Porli menjadi presisi.

Untuk Presisi sendiri merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

Sedangkan sebelum mengusung visi Presisi, Polri mengusung jargon Promoter yang merupakan akronim dari profesional, modern dan terpercaya.***

Load More