PURWASUKA-Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung Andri Darusman mengklaim telah berupaya mengurangi angka pengangguran di Kota Bandung.
Satu diantaranya rutin membuat pelatihan-pelatihan berupa kompetensi, wirausaha, magang di perusahaan-perusahaan dengan harapan angka pengangguran turun di 2022.
Magang yang dibuat Disnaker Kota Bandung pun tak hanya di dalam negeri, tetapi di luar negeri. Salah satunya magang di Jepang.
“Selain itu, upaya yang dilakukam Pemkot Bandung melalui Disnaker dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Bandung dengan melakukan kegiatan job fair baik daring maupun luring,” kata Andri Darusman, Bandung, Kamis, 20 Oktober 2022.
Disamping itu, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung pun menyediakan aplikasi job fair bernama New Bimma. New Bimma merupakan aplikasi ketenagakerjaan milik Dinas Ketenagakerjaan.
“Fungsi dari New Bimma ini agar bisa diakses informasi ketenagakerjaan tanpa perlu jauh-jauh datang ke kantor,” ucap dia.
Untuk diketahui angka pengangguran di Kota Bandung naik siginifikan setelah pandemi Covid-19.
Sebelum Covid-19, angka pengangguran di Kota Bandung hanya 9.000 orang di 2020-2021. Lalu naik signifikan tembus diangka 153.000 orang (data terakhir 2022) atau naik sekitar 11, 46 persen.
Angka pengangguran tersebut bisa kembali meningkat karena gelombang PHK dampak
dari ancaman resesi ekonomi yang diproyeksikan terjadi di 2023.
Baca Juga: 3 Hari Kedepan Jawa Barat Diprediksikan Diterjang Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
Selain tingginya angka PHK, penyebab lain naiknya tingkat pengangguran di Kota Bandung adalah karena banyaknya lulusan SMK dan SMA yang tidak melanjutkan sekolah atau kuliah. Sehingga tercatat sebagai pengangguran.
Lulusan SMK dan SMA yang tidak melanjutkan sekolah atau kuliah tersebut angkanya cukup tinggi yakni, 40 persen dari total angka pengangguran di Kota Bandung. ***
Berita Terkait
-
Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000
-
4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung
-
Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal
-
Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak
-
Soal Banjir di Beberapa Daerah di Jawa Barat, Ini Kata Thoriqoh Nashrullah Fitriyah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan