PURWASUKA-Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mengalokasikan anggaran Rp500 juta untuk pembentukan kampung siaga bencana.Anggaran tersebut rencananya untuk pembentukan kampung siaga bencana di 2 kecamatan.
Dua kecamatan di Kota Bandung yang akan dibentuk kampung siaga bencana di 2023 diantaranya; Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung.
Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung menjadi prioritas pembentukan kampung siaga bencana karena 2 kecamatan tersebut termasuk daerah rawan banjir dan pergeseran tanah, bentangan patahan sesar serta rawan longsor karena banyaknya penggundulan hutan di kawasan Utara kota Bandung terutama di kawasan utara Mandalajati dan Ujungberung.
“Kita telah menyiapkan anggaran Rp500 juta untuk membentuk kampung siaga bencana di dua kecamatan tadi,” tutur Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, Bandung, Minggu, 23 Oktober 2022.
Selain 2 kecamatan tersebut kata Soni Bakhtiyar, rencananya Pemerintah Kota Bandung bakal membentuk kampung siaga bencana di setiap kecamatan, khususnya di kecamatan yang rawan terhadap bencana.
“Pembentukan kampung siaga bencana akan dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan di Kota Bandung, harapannya dengan pembentukan kampung siaga bencana tersebut Kota Bandung dapat memiliki kampung tanggap bencana untuk mitigasi bencana,” kata dia.
“Tentu kita akan lihat dimana dari 30 kecamatan tadi yang rawan terhadap bencana,” tambah dia.
Soni Bakhtiyar berharap, banyak titik titik kampung siaga bencana agar jika terjadi bencana di satu wilayah lebih cepat penanggulangannya.
“Tidak hanya dari Pemkot tapi warga juga semakin paham bagaimana menanggulangi bencana terutama pasca bencananya,” ucap dia mengkhiri. ***
Baca Juga: Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung Jadi Kampung Siaga Bencana Gara-gara Masuk Wilayah Rawan
Berita Terkait
-
2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana
-
Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000
-
4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung
-
Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal
-
Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Izin Senior! Daftar Pemain Paling Berumur yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
NEWLAB+ Tegaskan dr. Richard Lee Tidak Lagi Menjadi Bagian dari Struktur Perusahaan
-
Fashion Lebaran 2026: Koleksi Sarimbit yang Terinspirasi Perempuan Mesir Berpengaruh
-
Pembatasan Angkutan Barang di Malang Diperketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Polisi Awasi Perbatasan!
-
Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis
-
5 Spot Bukber di Cibinong Paling Rekomended di Ramadan 2026 Wajib Dicoba
-
Anti-Mokel! Cara Bijak Atur Nutrisi agar Tetap Menyala di Ruang Kuliah
-
Bias AI Matikan Karier Perempuan: Diam-diam Robot Hilangkan Wanita Profesional
-
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan
-
Renatta Moeloek Kenang Vidi Aldiano: Sahabat Kecil yang Sering Jadi Kelinci Percobaan Masakannya