PURWASUKA- Dua kecamatan di Kota Bandung bakal jadi kampung siaga bencana di 2023. Dua kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung pada 2023.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan, pembentukan kampung siaga bencana di 2 kecamatan tersebut digagas untuk meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana di tingkat kecamatan.
Rencananya pembentukan kampung siaga tersebut akan dibuat di setiap kecamatan di Kota Bandung.
“Dalam kampung siaga bencana tersebut akan diatur peran masing-masing OPD saat terjadi bencana. Semua bergerak dan terlibat pada saat pra dan pasca bencana,” tutur Soni Bakhtiyar, Bandung, Minggu, 23 Oktober 2022.
Lebih lanjut Soni Bakhtiyar mengatakan, Kecamatan Mandalajati dan Ujungberung dipilih atau menjadi prioritas untuk pembentukan kampung siaga bencana karena dua kecamatan tersebut dalam bentangan patahan sesar Lembang dan rawan pergeseran tanah serta rawan banjir.
“Tentu ini butuh kesiapsiagaan untuk bencana banjir dan tanah longsor di 2 kecamatan tersebut,” jelas dia.
Selain itu, dua kecamatan tersebut menjadi priotitas karena adanya penggundulan hutan di kawasan Utara kota Bandung terutama di kawasan utara Mandalajati dan Ujungberung.
“Apabila terjadi curah hujan tinggi tentu rawan terhadap bencana banjir dan longsor,” ucap dia.
Dibentuknya kampung siaga bencana diharapkan saat terjadi bencana masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan.
“(Diharapkan saat terbentuk kampung siaga bencana) semua bergerak dan terlibat pada saat pra dan pasca bencana. Bagaimana mengantisipasi bencana. Semua perangkat daerah sudah siap siaga termasuk masyarakat,” tambah dia.
“Kebutuhan apa yang paling penting segera dipenuhi, semuanya bisa terencana dengan baik,” ucap dia. ***
Berita Terkait
-
2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana
-
Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000
-
4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung
-
Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal
-
Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru
-
Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden
-
Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian