/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:22 WIB
Ilustrasi Sampah di Kabupaten Purwakarta. (Istimewa)

PURWASUKA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Deden Guntari mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan penanganan dan pengelolaan sampah secara mandiri di setiap desa.

Menurutnya, hal ini bisa mencegah terjadinya penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA). 

"Kami terus meningkatkan pelayanan persampahan disertai dengan sosialisasi penanganan sampah secara mandiri di desa-desa," ujarnya pada Sabtu (29/10/2022).

Diterangkan Deden, dengan mengoptimalkan penanganan dan pengelolaan sampah di setiap desa bisa menjadi solusi terkait pengangkutan sampah.

Pasalnya, saat ini sudah waktunya melakukan pengelolaan sampah di tingkat tempat pembuangan sementara sampah. 

Sehingga, sampah tidak melulu dibuang ke tempat pembuangan akhir.

“Mengenai pengelolaan sampah ini, kami terus berkampanye kepada masyarakat agar dilakukan pemilahan sampah," ujarnya melansir dari Antara.

Melalui pemilahan sampah, kata dia, maka akan terjadi pengelolaan sampah secara mandiri di desa-desa.

Selain itu, Deden juga menyebutkan kalau dalam penanganan sampah, Pemkab Purwakarta mendapat bantuan dari pusat mengenai TPS3R (tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle).

Baca Juga: Dari 153 Korban Tewas Tragedi Itaewon, Sekitar 50 Orang Alami Henti Jantung

"TPS3R di Purwakarta ada sepuluh titik," katanya.

Sementara itu, volume sampah di Purwakarta yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Cikolotok Purwakarta mencapai sekitar 177 ton per hari.

Namun yang rutin terangkut setiap hari ke TPA hanya sekitar 30 persen. Sisanya menumpuk di tempat pembuangan sementara yang tersebar di sejumlah lokasi di Purwakarta.

Load More