PURWASUKA – Ketua Umum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Herry Dermawan mendorong pemerintah melakukan pemerataan distribusi ayam potong.
Dorongan pemerataan distribusi ayam potong tersebut dipicu karena stok ayam potong melimpah, hingga rendahnya harga ayam potong ditingkat peternak ditengah tingginya beban produksi.
“Kita tidak mengetahui alasan kenapa harga ayam potong (ditingkat peternak) rendah. Apakah karena suppy-nya yang memang sedang berlebih atau saat ini konsumsi atau peminat ayam potong berkurang,” tutur Herry Dermawan, Bandung, Kamis, 10 November 2022.
Namun hal yang pasti kata Herry Dermawan, Day Old Chicken (DOC) di Indonesia dalam kondisi surplus. Saat ini Indonesia berhasil memproduksi 60 juta DOC perminggu dari kebutuhan 20 juta DOC perminggu.
Oleh sebab itu, pemerintah didorong untuk menyeimbangkan supply dan demand satu diantaranya dengan melakukan pemerataan distribusi. Pemerataan distribusi yang bisa dilakukan pemerintah yakni, dengan mendistribusikan ayam potong ke wilayah yang masih minum konsumsi ayam.
“Tugasnya pemerintah bagaimaana menyeimbangkan supply dan demand ayam potong. Ini tentunya tugas pemerintah, karena para peternak tidak punya kesaktian untuk melakukan hal tersebut,” kata dia.
Pemerataan distribusi yang bisa dilakukan tambah dia, pemerintah bisa membeli ayam potong dari para peternak dan disimpan di storage yang kemudian dikirim ke wilayah yang konsumsi ayamnya masih rendah.
Seperti di Kalimatan dan Papua, daerah tersebut tercatat sebagai daerah yang masih rendah konsumsi ayamnya.
“Kalau tidak salah program (pembelian ayam potong oleh pemerintah yang kemudian didistribusikan ke daerah rendah konsumsi ayam potong) sudah pernah dicoba, tetapi tersendat,” tambah dia. ***
Baca Juga: Perjanjian Kerja Sama Soal Perlindungan Wartawan Resmi Diteken Polri dan Dewan Pers
Berita Terkait
-
GOPAN Berharap Pemerintah Memperhatikan Para Peternak
-
Herry Dermawan Mengeluhkan Kenaikan Harga Ayam di Pasar Tidak Berdampak Positif Bagi Peternak
-
GOPAN Mengeluhkan Harga Pakan Naik Buat Peternak Ayam Semakin Sengsara
-
Herry Dermawan Minta Program Petani Milenial Tak Mematikan Petani Lama
-
Herry Dermawan Mengkritisi Nasib Petani yang Kerap Merugi Ditengah Pemerintah Fokus Memperkuat Ketahanan Pangan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mudik Gratis Bulog 2026 Resmi, Ini Rute Jawa Tengah dan Jogja serta Cara Daftarnya
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?
-
Posko Sahur Gratis di Palu Jadi Andalan Warga Saat Ramadan
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Europa: Calvin Verdonk Melaju Bersama Raksasa Premier League
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Bunga Sartika Mundur Sebagai Host, Tasya Farasya Dituding Memutus Rezeki Orang
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!