/
Senin, 31 Oktober 2022 | 08:15 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi PAN, Herry Dermawan. */Fraksi PAN/ (/Fraksi PAN/)

PURWASUKA – DPRD Jawa Barat kembali mengkritisi program petani milenial. Kali ini kritik disampaikan Herry Dermawan, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi PAN

Menurut Herry Dermawan, program petani milenial sebenarnya bagus jika dilaksanakan dengan baik. Jika tidak dilaksanakan dengan baik,maka hanya jadi program belaka.

Maksud dan tujuan dari program petani milenial ini bagus mengajak kelompok anak muda alias milenial agar mau menjadi petani. 

“Tentunya program petani milenial ini kan diharapkan menciptakan petani-petani baru. Tapi, ya ternyata dalam implementasinya banyak hambatan,” tutur Herry Dermawan, Minggu, 30 Oktober 2022. 

Sebagus apapun program petani milenial tersebut kata dia, jika pemerintah tidak fokus pada substansi masalah yang tengah dihadapi para petani. Maka program ini tidak akan berhasil. 

Masalah yang dihadapi petani tersebut diantaranya, masalah kelangkaan pupuk yang hingga kini belum teratasi dengan baik, irigasi hingga persoalan kepemilikan lahan dan sebagainya. 

Memang, dari program petani milenial ini pemerintah berharap nasib petani bisa berubah tidak seperti para petani sebelumya yang kebanyakan kurang sejahtera. Namun kembali lagi, program ini tak menjadi solusi atas masalah yang tengah dihadapi para petani, khususnya petani lama. 

Selain itu, ia pun mengingatkan program petani milenial diharapkan tidak sampai mematikan petani lama. 

“Nah mereka (milenial)  pasti melihat petani diatas mereka kok banyak yang merugi. Hal yang dipertanyakan mereka masa saya harus meneruskan petani yang rugi, menjadi miskin,” ucap dia. 

Baca Juga: Saking Sibuknya Bekerja, Fuji Disebut-sebut Lupa terhadap Gala Sky Ardiansyah

“Jangan sampai menciptakan petani baru tapi malah mematikan petani lama karena tak diperhatikan,” tegas dia. *** 

Load More