PURWASUKA – DPRD Jawa Barat kembali mengkritisi program petani milenial. Kali ini kritik disampaikan Herry Dermawan, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi PAN.
Menurut Herry Dermawan, program petani milenial sebenarnya bagus jika dilaksanakan dengan baik. Jika tidak dilaksanakan dengan baik,maka hanya jadi program belaka.
Maksud dan tujuan dari program petani milenial ini bagus mengajak kelompok anak muda alias milenial agar mau menjadi petani.
“Tentunya program petani milenial ini kan diharapkan menciptakan petani-petani baru. Tapi, ya ternyata dalam implementasinya banyak hambatan,” tutur Herry Dermawan, Minggu, 30 Oktober 2022.
Sebagus apapun program petani milenial tersebut kata dia, jika pemerintah tidak fokus pada substansi masalah yang tengah dihadapi para petani. Maka program ini tidak akan berhasil.
Masalah yang dihadapi petani tersebut diantaranya, masalah kelangkaan pupuk yang hingga kini belum teratasi dengan baik, irigasi hingga persoalan kepemilikan lahan dan sebagainya.
Memang, dari program petani milenial ini pemerintah berharap nasib petani bisa berubah tidak seperti para petani sebelumya yang kebanyakan kurang sejahtera. Namun kembali lagi, program ini tak menjadi solusi atas masalah yang tengah dihadapi para petani, khususnya petani lama.
Selain itu, ia pun mengingatkan program petani milenial diharapkan tidak sampai mematikan petani lama.
“Nah mereka (milenial) pasti melihat petani diatas mereka kok banyak yang merugi. Hal yang dipertanyakan mereka masa saya harus meneruskan petani yang rugi, menjadi miskin,” ucap dia.
Baca Juga: Saking Sibuknya Bekerja, Fuji Disebut-sebut Lupa terhadap Gala Sky Ardiansyah
“Jangan sampai menciptakan petani baru tapi malah mematikan petani lama karena tak diperhatikan,” tegas dia. ***
Berita Terkait
-
Herry Dermawan Mengkritisi Nasib Petani yang Kerap Merugi Ditengah Pemerintah Fokus Memperkuat Ketahanan Pangan
-
Politisi Asal PAN Herry Dermawan Mengingatkan Ketahanan Pangan Jangan Sampai Menyengsarakan Petani
-
Herry Dermawan Minta Pusat Distribusi Provinsi Dimaksimalkan
-
Herry Dermawan: Dibandingkan Provinsi Lainnya, Pariwisata di Jawa Barat Paling Tertinggal
-
Herry Dermawan Berharap Ada Pemantauan Peredaran Obat Sirup Berbahaya Setelah Instruksi Penarikan oleh BPOM
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik
-
Dowoon DAY6 Buka Suara Usai Rumor Pacaran dengan YouTuber Yoo Ji Yoo Viral
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'