/
Jum'at, 18 November 2022 | 11:38 WIB
Longsor dampak dari hujan lebat hingga ekstrem. (*/BNPB/)

PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat menjelaskan terkait hujan lebat hingga ekstrem yang melanda beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat. 

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Indra Gustari menuturkan, beberapa fenomena yang masih berpengaruh terhadap penambahan uang air dan pembentukan awan serta peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat diantaranya; kondisi muka laut di sekitar Jawa Barat diperkirakan masih relatif hangat. 

“Indeks Dipole Mode diprakirakan masih mengindikasikan berpengaruh pada pembentukan awan signifikan di wilayah Indonesia bagian Barat,” tutur Indra Gustari dalam siaran pers, Bandung, Jumat, 18 November 2022. 

Indeks Nino pun kata Indra Gustari, masih mengindikasikan periode La Nina dan labilitas atmosfer di sebagian wilayah Jawa Barat diprakirakan akan berada pada kategori labil sedang yang mendukung terhadap pertumbuhan awan konvektif.

“Berdasarkan prakiraan kondisi global, regional, dan model probabilistik diatas, diprakirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di sebagian kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat untuk sepekan ke depan,” kata dia. 

Sedangkan potensi hujansangat lebat hingga ekstrem yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut ini :

Jumat 18 November 2022
1.    Kabupaten dan Kota Bogor
2.    Kabupaten dan Kota Bekasi
3.    Kota Depok
4.    Kabupaten dan Kota Sukabumi
5.    Kabupaten Karawang
6.    Kabupaten Cianjur
7.    Kabupaten Purwakarta
8.    Kabupaten Subang
9.    Kabupaten dan Kota Bandung
10.     Kota Cimahi
11.     Kabupaten Bandung Barat
12.     Kabupaten Garut 
13.     Kabupaten Sumedang
14.     Kabupatenan Kota Tasikmalaya
15.     Kabupaten Majalengka 
16.     Kabupaten Indramayu
17.     Kabupaten dan Kota Cirebon
18.     Kabupaten Kuningan
19.     Kabupaten Pangandaran 
20.     Kota Banjar 
21.     Kabupaten Ciamis

Perlu diwaspadai, berdasarkan kondisi perkembangan musim update dasarian I November 2022, wilayah Jawa Barat dengan kriteria Hari Tanpa Hujan (HTH). Curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat bagian selatan berada pada kategori tinggi.

“Termasuk wilayah pesisir Selatan curah hujannya masuk pada kategori sangat  tinggi. Sedangkan di wilayah Jawa Barat bagian Utara secara umum pada kategori rendah, dan bagian Tengah bervariasi dari rendah, menengah dan tinggi,” ucap dia. 

Baca Juga: Pernah Ngemis Minta Bantuan hingga Raffi Ahmad Turun Tangan, Jessica Iskandar Langsung Liburan Mewah ke Nihi Sumba? Harganya Rp250 Juta per Malam

Mengingat beberapa wilayah masuk dalam ketegori curah hujan tinggi hingga ekstrem, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam hari. 

“Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus),” imbau dia. *** 

Load More