PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat menjelaskan terkait hujan lebat hingga ekstrem yang melanda beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Indra Gustari menuturkan, beberapa fenomena yang masih berpengaruh terhadap penambahan uang air dan pembentukan awan serta peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat diantaranya; kondisi muka laut di sekitar Jawa Barat diperkirakan masih relatif hangat.
“Indeks Dipole Mode diprakirakan masih mengindikasikan berpengaruh pada pembentukan awan signifikan di wilayah Indonesia bagian Barat,” tutur Indra Gustari dalam siaran pers, Bandung, Jumat, 18 November 2022.
Indeks Nino pun kata Indra Gustari, masih mengindikasikan periode La Nina dan labilitas atmosfer di sebagian wilayah Jawa Barat diprakirakan akan berada pada kategori labil sedang yang mendukung terhadap pertumbuhan awan konvektif.
“Berdasarkan prakiraan kondisi global, regional, dan model probabilistik diatas, diprakirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di sebagian kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat untuk sepekan ke depan,” kata dia.
Sedangkan potensi hujansangat lebat hingga ekstrem yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut ini :
Jumat 18 November 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten dan Kota Bekasi
3. Kota Depok
4. Kabupaten dan Kota Sukabumi
5. Kabupaten Karawang
6. Kabupaten Cianjur
7. Kabupaten Purwakarta
8. Kabupaten Subang
9. Kabupaten dan Kota Bandung
10. Kota Cimahi
11. Kabupaten Bandung Barat
12. Kabupaten Garut
13. Kabupaten Sumedang
14. Kabupatenan Kota Tasikmalaya
15. Kabupaten Majalengka
16. Kabupaten Indramayu
17. Kabupaten dan Kota Cirebon
18. Kabupaten Kuningan
19. Kabupaten Pangandaran
20. Kota Banjar
21. Kabupaten Ciamis
Perlu diwaspadai, berdasarkan kondisi perkembangan musim update dasarian I November 2022, wilayah Jawa Barat dengan kriteria Hari Tanpa Hujan (HTH). Curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat bagian selatan berada pada kategori tinggi.
“Termasuk wilayah pesisir Selatan curah hujannya masuk pada kategori sangat tinggi. Sedangkan di wilayah Jawa Barat bagian Utara secara umum pada kategori rendah, dan bagian Tengah bervariasi dari rendah, menengah dan tinggi,” ucap dia.
Mengingat beberapa wilayah masuk dalam ketegori curah hujan tinggi hingga ekstrem, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang pada siang hingga menjelang malam hari.
“Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus),” imbau dia. ***
Berita Terkait
-
Siaga Banjir dan Longsor di 9 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat
-
22 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Diterjang Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Simak Dimana Saja
-
BMKG: Daftar Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang Potensi Diterjang Bencana Hidrometeorologi
-
Prakiraan Cuaca di Jawa Barat, Cerah Berawan dan Hujan Disebagian Kabupaten dan Kota
-
Jumat 18 November 2022, Cuaca Kabupaten Subang Hujan Gak Ya?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali