/
Selasa, 29 November 2022 | 21:10 WIB
Ilustrasi kebakaran rumah di Kabupaten Purwakarta. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Si jago merah mengamuk di Perum Ciwangi Permai, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Alhasil satu unit rumah dua lantai milik Ivan Riswanda (52) ludes terbakar

Kapolsek Bungursari, Kompol H Budi Harto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang juga penghuni rumah, kebakaran tersebut diduga berasal dari percikan api di dalam kompor portable yang masih terpasang tabung gasnya. 

"Untuk penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor portabel atau kompor untuk kemping yang sudah digunakan namun gasnya belum dimatikan," ucap Budi, saat dihubungi melalui WhatsApp pribadinya, Selasa (29/11/2022).

Dijelaskan Budi, awal mulai diketahui kejadian tersebut sekitar jam 16.00 WIB, saat ketika anak pemilik rumah sedang berada di lantai 2 dan akan pergi ke dalam kamar untuk belajar.

"Ketika itu Kevina yang merupakan anak dari pemilik rumah melihat ada percikan api di kompor portabel menyala dan membakar sekitar ruang tamu di lantai dua," ucapnya. 

Mengetahui hal tersebut, lanjut Budi, kemudian saksi bergegas turun ke lantai bawah untuk memberitahukan orang tuanya yang berada di depan rumah. 

"Kemudian, pemilik rumah langsung menelepon ke Mapolsek Bungusari untuk memberitahukan kejadian tersebut. Lalu kamu memberitahu pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta," Ungkapnya. 

Api yang membesar menarik perhatian warga setempat yang berkumpul untuk mencoba memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Namun kondisi api yang terlalu besar dan menyebar dengan cepat membuat warga kewalahan.

"Warga sekitar yang berdatangan memadamkan api tersebut dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar dan membakar seluruh bangunan lantai dua rumah," bebernya.

Baca Juga: Apjatel: Harga Internet Mahal Karena Setoran ke Pemerintah Daerah

Berselang beberapa saat personil Polsek Bungusari beserta Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta dan langsung bersama-sama warga memadamkan kobaran api.

"Kurang lebih 45 menit bergelut dengan api, akhirnya api berhasil dijinakan. Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun korban dalam insiden ini, namun kerugian yang dialami hanya kerugian materil berupa bangunan rumah beserta isinya. Kerugian diperkirakan lebih dari Rp. 200 juta rupiah," ucap Budi.

Load More