PURWASUKA - Sidang gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi hari ini kemnbali digelar Pengadilan Agama setempat, Rabu (30/11/2022).
Namun demikian, Ambu Anne sapaan akrabnya memilih tidak hari pada keenam gugatan cerainya terhadap Dedi Mulyadi.
Akan tetapi, Ambu Anne mengutus kuasa hukumnya untuk menghadiri sidang keenam gugatan cerainya terhadap Dedi Mulyadi.
Hal yang sama pun dilakukan oleh Dedi Mulyadi yang mengutus Ojat Sudrajat selaku kuasa hukumnya untuk hadir di Pengadilan Agama Purwakarta.
Berdasarkan penelurusan, Ambu Anne memilih untuk hadir pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2022. Acara ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Bahkan, Ambu Anne mengunggah swafoto bersama Presiden Jokowi di akun Instagram @anneratna82. Dengan demikian, dipastikan ketidakhadiran Ambu Anne di sidang cerai karena datang pada acara ini.
"Hari ini saya mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2022 yang dibuka oleh Bapak Presiden RI," tulisnya di akun Instagram pribadinya, Rabu (30/11/2022).
"Setelah acara selesai, selfie dulu sama Bapak Presiden @jokowi," tambahnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat mengatakan, agenda sidang kali ini, pihaknya selaku kuasa hukum Dedi Mulyadi siap memberikan jawaban dan eksepsi.
"Jadi kali ini kita akan memberikan jawaban yang dituduhkan oleh penggugat. Apa yang dituduhkan oleh penggugat terhadap klien kami tentunya harus di uji kebenarannya. Jadi kita akan menjawab apa yang dituduhkan ataupun yang di gugat oleh pihak penggugat," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Pemimpin Banyak Kerutan di Wajah dan Berambut Putih, Mardani PKS Beri Sentilan: Pak Jokowi Jangan Cawe-cawe Capres
-
Hari Ini, Sidang Gugatan Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Terhadap Dedi Mulyadi Kembali Digelar
-
Ulah Manuver Relawan Bikin Berang, Elite PDIP Minta Jangan Ada yang Ganggu Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026