PURWASUKA- Peringatan dini tiga harian wilayah Jawa Barat kembali dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jabar.
Dalam rilis peringatan dini tiga harian BMKG tersebut disebutkan beberapa wilayah Jawa Barat berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang.
Peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat tersebut berlaku untuk tiga hari kedepan.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
Peringatan Dini BMKG Berlaku Rabu 30 November 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten dan Kota Bekasi
3. Kota Depok
4. Kabupaten Karawang
5. Kabupaten Subang
6. Kabupaten Purwakarta
7. Kabupaten Sukabumi
8. Kabupaten Cianjur
9. Kabupaten dan Kota Bandung
10. Kota Cimahi
11. Kabupaten Sumedang
12. Kabupaten Majalengka
13. Kabupaten Kuningan
14. Kabupaten Indramayu
15. Kabupaten dan Kota Cirebon
16. Kabupaten Garut
17. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
18. Kabupaten Ciamis
19. Kota Banjar
Peringatan Dini BMKG Berlaku Kamis 1 Desember 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten dan Kota Bekasi
3. Kota Depok
4. Kabupaten Karawang
5. Kabupaten Subang
6. Kabupaten Purwakarta
7. Kabupaten Sukabumi
8. Kabupaten Cianjur
9. Kabupaten dan Kota Bandung
10. Kota Cimahi
11. Kabupaten Sumedang
12. Kabupaten Majalengka
13. Kabupaten Kuningan
14. Kabupaten Indramayu
15. Kabupaten dan Kota Cirebon
16. Kabupaten Garut
17. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
18. Kabupaten Ciamis
Peringatan Dini BMKG Berlaku Jumat 2 Desember 2022
1. Kabupaten dan Kota Cirebon
2. Kabupaten Kuningan
3. Kabupaten Indramayu
4. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
5. Kabupaten Karawang
6. Kabupaten Subang
7. Kabupaten Ciamis
8. Kota Banjar
9. Kabupaten Sumedang
10. Kabupaten Majalengka
11. Kabupaten Purwakarta
12. Kabupaten Garut
13. Kabupaten dan Kota Bandung
14. Kabupaten Bandung Barat
15. Kota Cimahi
16. Kota Depok
17. Kabupaten dan Kota Sukabumi
18. Kabupaten dan Kota Bogor
19. Kabupaten Cianjur
20. Kabupaten Pangandaran
21. Kabupaten dan Kota Bekasi ***
Berita Terkait
-
Ribuan Ikan Kecil Naik ke Daratan Pantai Mutiara, BMKG Minta Masyarakat Tak Panik: Bukan Tanda Gempa
-
Update Info BMKG, 7 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
-
Ikan Naik ke Darat di Pantai Mutiara Akibat Angin, Bukan Pertanda Gempa
-
Buntut Pencabutan Label Gereja di Tenda Pengungsian Cianjur, Polisi Periksa 7 Orang Dalami Motif
-
Viral, Warga Karawang Ngaku Sebagai Imam Mahdi, Netizen Komentar Begini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya