PURWASUKA - Peran orang tua dalam mencegah anak terlibat tawuran menjadi sangat penting. Namun demikian, hal ini tidak bisa dilakukan secara sendirian tetapi diperlukan kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah.
Dengan demikian, diyakini aksi tawuran yang kerap terjadi antar pelajar bisa terus berkurang. Sehingga anak atau pelajar tak lagi mempunyai akses untuk berbuat demikian.
"Harus ada pengawasan secara kolaboratif antara sekolah dan orang tua. Jangan sampai orang tua melepaskan tanggungjawab pengasuhan kepada sekolah tanpa ikut terlibat," ucap Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, Rabu (14/12/2022).
Menurutnya, dalam melakukan pengawasan, setiap orang tua bisa menanyakan kepada kepada guru soal perilaku anak-anaknya selama di sekolah. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan si anak sedang mengikuti mata pelajaran atau justru tidak masuk sekolah.
"Kan nanti ketahuan jika si anak tiba-tiba bolos karena ternyata tidak ada di sekolah. Dan ini harus dilakukan deteksi dini, kemana anak-anak ini. Jangan-jangan mereka sedang berkumpul di luar dan merencanakan sesuatu. Ini lah yang saya maksud harus ada pengawasan secara kolaboratif," jelas Edwar.
Untuk itu, Edwar meminta agar orang tua ikut mencegah tawuran antarpelajar yakni dengan selalu mengawasi aktivitas anak-anaknya saat keluar rumah.
Kapolres menilai, pendidikan karakter keluarga serta peran orang tua berperan penting dalam mencegah aksi tawuran pelajar.
“Keluarga harus menjadi tempat yang nyaman bagi remaja untuk mencurahkan berbagai permasalahannya,” kata Edwar.
Edwar menambahkan, orang tua harus menjadi guru pertama bagi anak-anaknya. Orang tua juga diminta untuk memaksimalkan pendidikan dalam keluarga serta selalu mengawasi aktivitas putra-putrinya.
Baca Juga: Tagar AniesNasdemOut Bergema di Twitter, Warganet: Nggak Punya Prestasi!
“Dibutuhkan penyelesaian secara komprehensif dalam menangani permasalahan tawuran. Artinya penanganan itu bukan hanya tugas polisi dan Dinas Pendidikan semata, tetapi bersama dilakukan oleh masyarakat terutama dimulai dari lingkungan keluarga dan orang tua,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis