/
Rabu, 28 Desember 2022 | 13:22 WIB
Ilustrasi pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Subang. (Suarajatimpost)

PURWASUKA - Sebanyak 2.000 warga akan dikirimkan Dinas Tenagar Kerja, Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Subang ke negara Arab Saudi. Keberangkatan ribuan warga ini dengan tujuan untuk bekerja di sektor formal dan informal.

Kepala Disnakertrans & ESDM Subang, Yeni Nuraeni mengatakan, ribuan warga ini akan menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di Arab Saudi.

Mereka akan ditempatkan dengan sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK). Sistem ini dipilihi sebagai solusi penempatan PMI ke Saudi Arabia.

"Ada 2000 kuota tenaga kerja orang yang akan ditempatkan di Arab Saudi dengan sektor penempatan tenaga kerjanya formal dan informal," ujar Yeni pada Selasa (27/12/2022).

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Subang, Agus Masykur mengatakan, langkah yang dilakukan oleh Disnakertrans & ESDM merupakan hal yang baik bagi para PMI asal Kabupaten Subang.

Pasalnya melalui cara yang legal ini, para PMI asal Kabupaten Subang lebih terlidungi bila terjadi sesuatu saat bekerja di luar negeri.

"Tentunya dengan kuota 2.000 orang  yang akan ditempatkan di Arab Saudi, ini merupakan kesempatan luar biasa karena masuk dengan jalur legal sehingga tenaga kerja akan lebih aman dan nyaman," katanya.

Disebutkannya, pesan Bupati Subang Ruhimat bahwa tenaga kerja nantinya harus bisa menempatkan diri dan bekerja semaksimal mungkin karena bekerja disana bukan bekerja yang mudah.

"Memang bekerjanya mudah karena pekerjaannya seperti pekerjaan yang dilakukan sehari-hari. Tapi kerena bahasa komunikasi yang terbatas dan kekangenan ke keluarga di rumah bisa menjadi salah satu kendala,' ucapnya mengutip dari pasundan.jabarekspres.com.

Baca Juga: 3 Zodiak Ini Dianggap sebagai Pribadi Paling Lembut, Antigagal Bikin Tenang

Agus berharap para tenaga kerja akan mampu fokus bekerja dan mendapatkan majikan yang baik bahkan bisa diibadahkan haji oleh majikan disana.

"Setelah menjadi tenaga kerja di Arab Saudi diharapkan seluruh tenaga kerja tetap kompak menjalin silaturahmi dan komunikasi antar tenaga kerja supaya terjalin kekeluargaan yang kuat," pungkasnya.

Load More