PURWASUKA - Ihsanudin, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi Gerindra mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov Jawa Barat) melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Barat membuka data anggaran dan penerima bantuan untuk warga Nahdlatul Ulama (NU) alias Nahdliyin.
Menurut Ihsanudin, transparansi penting dilakukan Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu bentuk implementasi prinsip tata kelola anggaran yang baik. Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat sebaiknya menjelaskan berapa dan kemana saja anggaran bantuan untuk Nahdliyin dan organisasi keagamaan lainnya ke publik.
Selain sebagai prinsip tata kelola anggaran yang baik, transparansi yang dilakukan Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat pun sebagai bentuk pencegahan potensi penyalahgunaan anggaran bantuan atau hibah.
“Transparansi harus, karena Ridwan Kamil atau Pemprov Jawa Barat ini yang memberikan bantuan. Data (anggaran dan penerima bantuan) itu sebaiknya dibuka, biar publik tahu uang bantuan tersebut diberikan kepada siapa,” kata Ihsanudin, Bandung, Senin, 2 Januari 2023.
“Dibuka saja (datanya), khawatirnya misalkan memberikan bantuan berapa triliun tapi faktanya nihil (penerima bantuan atau hibah fiktif),” sambung dia.
Belum lagi tambah politisi asal Partai Gerindra, bantuan atau hibah sangat rentan disalahgunakan. Sehingga, eloknya Pemerintah Provinsi Jabar transparan dalam pengelolaan dana untuk bantuan atau hibah warga Nahdliyin dan ormas keagamaan lainnya.
“Dibuka saja biar transparan, jadi publik akan mengetahuinya kemana saja dana bantuan tersebut. Kira-kira bantuan diberikan kepada siapa, apakah betul untuk warga NU atau siapa, dibuka saja,” tambah dia. ***
Sumber:
JABARNEWS
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Bocorkan Bantuan untuk NU Sebetulnya Rp1,6 Triliun, Makin Tidak Jelas?
-
Data Penerima Bantuan Tetap Dirahasiakan Pemprov Jabar,Meski Ridwan Kamil dan PWNU Jabar Sudah Bertemu
-
Bertemu PWNU Jawa Barat, Ridwan Kamil Ungkap Bantuan Satu Triliun untuk Nahdliyin Bukan NU Secara Organisasi
-
Ridwan Kamil dan PWNU Jawa Barat Bertemu, Bahas Kesra Jabar Gate Rp1 Triliun?
-
PCNU Purwakarta Minta Ridwan Kamil Segera Jelaskan Soal Kesra Jabar Gate, Alasannya Karena Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon