PURWASUKA - Wilayah Kabupaten Subang mulai dilirik oleh investor dari negara Uni Eropa dan Timur Tengah. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subang, Dadang Kurnianudin.
Dadang mengatakan, sejumlah negara di luar benua Asia melirik Kabupaten Subang untuk mengambangkan usahanya. Diakuinya, sepanjang tahun 2022 pihaknya telah mengikuti 23 agenda busssines meeting yang puncaknya pada Investmen Summit Subang pada akhir tahun lalu.
Dia menerangka, bahwa agenda bussines meeting itu berdampak baik pada iklim investasi di Kabupaten Subang. Diperkirakan ada puluhan investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Subang.
"Mereka sudah menanyakan menjajaki secara detail tentang apa itu rebana metropoloitan, bagaimana posisi Subang, kemudian infrastruktu penghubung antar titik di Subang sendiri seperti apa, kalauu Patimban kan sudah jelas sudah terjawab lah," ucapnya.
Adapun negara-negara yang mulai melirik Subang yakni Italia, Jerman, Prancis, dan Denmark, Arab Saudi dan Mesir, Korea, Jepang dan Taiwan.
"Sudah banyak sekali yang menanyakan, bahkan beberapa keduataan juga sudah mengirimkan orang, ada yang mengirimkan surat meminta kita menginformasikan tentang keadaan Subang," katanya mengutip dari Tintahijau.com.
Hanya saja, kata Dadang, hingga saat ini investor asing ini masih menunggu revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Subang. Dadang berharap, dengan RTRW di Jabar sudah selesai, Kabupaten Subang bisa segera menyusul
"Salah satu masih kita agak ini, adalah revisi RTRW yang belum selesai, mudah-mudahan bisa dipercepat ya, karena provinsi sudah selesai, tapikan kabupaten kota bisa menyusul. Mudah-mudahan tahun ini bisa ini, karena perusahaan asing sangat menanykan kepastian, boleh tidak, berapa tahun konsensinya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep