/
Rabu, 11 Januari 2023 | 13:13 WIB
Ilustrasi investasi. (Istimewa)

PURWASUKA - Wilayah Kabupaten Subang mulai dilirik oleh investor dari negara Uni Eropa dan Timur Tengah. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Subang, Dadang Kurnianudin.

Dadang mengatakan, sejumlah negara di luar benua Asia melirik Kabupaten Subang untuk mengambangkan usahanya. Diakuinya, sepanjang tahun 2022 pihaknya telah mengikuti 23 agenda busssines meeting yang puncaknya pada Investmen Summit Subang pada akhir tahun lalu.

Dia menerangka, bahwa agenda bussines meeting itu berdampak baik pada iklim investasi di Kabupaten Subang. Diperkirakan ada puluhan investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Subang.

"Mereka sudah menanyakan menjajaki secara detail tentang apa itu rebana metropoloitan, bagaimana posisi Subang, kemudian infrastruktu penghubung antar titik di Subang sendiri seperti apa, kalauu Patimban kan sudah jelas sudah terjawab lah," ucapnya.

Adapun negara-negara yang mulai melirik Subang yakni Italia, Jerman, Prancis, dan Denmark, Arab Saudi dan Mesir, Korea, Jepang dan Taiwan.

"Sudah banyak sekali yang menanyakan, bahkan beberapa keduataan juga sudah mengirimkan orang, ada yang mengirimkan surat meminta kita menginformasikan tentang keadaan Subang," katanya mengutip dari Tintahijau.com.

Hanya saja, kata Dadang, hingga saat ini investor asing ini masih menunggu revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Subang. Dadang berharap, dengan RTRW di Jabar sudah selesai, Kabupaten Subang bisa segera menyusul

"Salah satu masih kita agak ini, adalah revisi RTRW yang belum selesai, mudah-mudahan bisa dipercepat ya, karena provinsi sudah selesai, tapikan kabupaten kota bisa menyusul. Mudah-mudahan tahun ini bisa ini, karena perusahaan asing sangat menanykan kepastian, boleh tidak, berapa tahun konsensinya," pungkasnya.

Baca Juga: Pernah jadi Dokter Gigi dan Kuliah S2 Jurnalistik di Luar Negeri, Sosok Putri Candrawathi Bikin Hakim Penasaran

Load More