PURWASUKA - Menyusul langkanya minyak goreng di Kabupaten Purwakarta, Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain memastikan stok minyak goreng tetap aman hingga beberapa bulan kedepan.
Pria yang akrab disapa Edwar itu mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari beberapa distributor yang ada di Kabupaten Purwakarta bahwa ketersediaan minyak goreng masih aman sampai beberapa bulan kedepan.
"Sejauh ini stok minyak goreng di Kabupaten Purwakarta aman dan tidak terjadi kelangkaan. Memang ada satu merek minyak goreng yakni minyak kita tidak ditemui di pasaran, karena pabrik minyak goreng tersebut tidak lagi produksi. Tapi untuk minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan masih banyak dipasaran," katanya, Senin (30/1/2023).
Pada kesempatan tersebut, Kapolres meminta masyarakat Kabupaten Purwakarta tidak khawatir mengenai ketersediaan minyak goreng atau bahan kebutuhan pokok lainnya.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami juga terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam melakukan pengawasan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga,” tegasnya.
Dengan demikian, kata Kapolres, stok minyak goreng di Kabupaten Purwakarta tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari, sedangkan pendistribusiannya juga tidak mengalami kendala.
"Alhamdulillah tadi kita cek dan saya hubungi langsung dengan distributor minyak goreng, masih tersedia cukup aman dan tidak mengalami kendala dalam pendistribusiannya," terang pria yang terkenal dengan keramahannya itu.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat Purwakarta agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying untuk membeli minyak goreng.
Edwar mempersilakan warga masyarakat dapat membeli sesuai dengan kebutuhan saja.
Baca Juga: 24 KK Tergusur Proyek Sodetan Kali Ciliwung Bakal Dipindah ke Rusunawa, Warga Luar DKI Dipulangkan
"Kami harap kepada masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan minyak goreng, karena kami Polri bersama TNI dan Pemerintah, akan menjamin tidak terjadinya kelangkaan minyak goreng. Jadi mari kita membeli minyak goreng sesuai kebutuhan saja tidak perlu melakukan panic buying," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kakak Korban Pengeroyokan Geng Motor Arabian di Purwakarta Minta Pelaku Dihukum Berat
-
Dugaan Aktivitas Ilegal Pasar Ikan Balekambang, LAPAAN RI Desak Inspektorat Kota Solo Lakukan Audit Menyeluruh
-
Tujuh Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi Purwakarta Karena Aniaya Dua Pria, Satu Korban Dinyatakan Tewas
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
CFD Perdana Hadir di Ampera 14 Juni, Mampukah Menjadi Ruang Publik Baru Warga Palembang?
-
Bromo Membeku! Salju Pertama 2026 Muncul di Lautan Pasir, Sensasi Dingin yang Memikat Dunia
-
Ole Romeny Bongkar Rahasia Gacor di Timnas Indonesia: Saya Merasa Bebas Saat Pakai Jersey Garuda
-
Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'
-
Fakta Sebenarnya Kenapa Semua Klub Malam di Sulsel Dinyatakan Ilegal
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional
-
DPRD Colek SF Hariyanto, Sebut 80 Ribu Ha Lahan di Riau Masih Tumpang Tindih
-
Ulang Tahun ke-20, BIGBANG Siap Gelar Konser di JIS 2027!
-
Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I