/
Kamis, 02 Februari 2023 | 10:52 WIB
Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa)

PURWASUKA-  Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto menuturkan, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat kemarin (Rabu 1 Februari 2023) pukul 22.57 WIB berkekuatan magnitudo 4,3.

Gempa yang mengguncang Kabupaten Garut tersebut merupakan jenis gempa tektonik. Akibat aktivitas Sesar Garsela.

“Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 4,3,” kata Hartanto dari keterangan tertulisnya, Bandung, Kamis 2 Februari 2023. 

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. Gempa bumi yang terjadi di Garut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Garsela,” sambung dia.    

Untuk episenternya jelas dia, terletak pada koordinat 7.27 LS dan 107.73 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 19 km Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat pada kedalaman 3 km.     

Terkait dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Gempa bumi ini dirasakan  di wilayah Garut, Pasirwangi, Cisurupan, Bayongbong, Samarang dengan Skala Intensitas IV MMI. 

Selain itu dirasakan pula sampai Bandung, Lembang, Pangalengan, Pacet, Cileunyi, Sumedang dengan Skala Intensitas II MMI. 

“Tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” ucap dia.

Baca Juga: Profil Benny Dollo, Eks Pelatih Timnas Indonesia yang Meninggal di Usia 72 Tahun

Termasuk dengan gempa susulan, dari monitoring BMKG pun tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. *** 

Load More