PURWASUKA - Pemasangan patok tanah di Kabupaten Purwakarta ditargetkan sebanyak 10.709 Pemasangan patok ini dalam rangka tertib administrasi aset milik masyarakat dan guna meminimalisir pencaplokan tanah.
Kepala Kantor ATR/BPN Purwakarta, Iyus Sudarso mengatakan, target pemasangan patok ini merupakan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dengan menggerakkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gema Patas).
"Untuk hari ini kita menargetkan 2.000 patok dari jumlah target sebanyak 10.709 patok di Purwakarta," ucapnya pada Jumat (3/2/2023).
Dia menyampaikan kalau pemasangan tanda batas ini penting untuk melindungi pemilik tanah agar segera dapat diukur tanahnya oleh petugas BPN untuk mengikuti PTSL. Sehingga akan terhindar dari permasalahan pertanahan.
"Total ada 10.079 patok untuk Purwakarta, untuk Nasional 1 juta patok di 33 provinsi termasuk kabupaten/kota. Untuk target di tahun ini 40 ribu sertifikat," katanya melansir dari Antara.
Diharapkan melalui program tersebut, semua tanah di Purwakarta bisa memiliki sertifikat. Sehingga tanahnya bisa mudah dikenali, mudah dibuat perencanaan dan mudah untuk ke bank kredit untuk modal usaha.
Menurut dia, program PTSL di Purwakarta ini tersebar di 12 kecamatan sekitar Purwakarta.
"Di Purwakarta, jika melihat secara jumlah ada sekitar 60 ribu bidang lagi yang belum terdaftar," kata Iyus.
Sementara itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional secara serentak melakukan kegiatan pemasangan tanda batas tanah secara simbolis sebelum dilaksanakan program PTSL dengan menggerakkan Gema Patas, Jumat.
Melalui gerakan tersebut, Kementerian ATR/BPN mengajak seluruh masyarakat pemilik tanah di Indonesia untuk memasang patok sebagai tanda batas pada lahan milik masing-masing.
Untuk di Purwakarta, pada Jumat ini jajaran Pemkab Purwakarta bersama Kantor BPN/ATR setempat menggelar Pencanangan Gema Patas di Desa Kadu Mekar, Kecamatan Babakan Cikao.
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan, program Gema Patas ini tujuannya untuk menciptakan tertib administrasi aset milik masyarakat.
Dia menyebutkan, tanda batas tersebut bagi masyarakat adalah hal yang ditunggu-tunggu. Sebab masyarakat menginginkan legalisasi dari tanah yang mereka miliki.
"Atas nama masyarakat Purwakarta, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor ATR/BPN Purwakarta beserta jajaran. Tahun 2023 ini, BPN Purwakarta akan mengeluarkan sekitar 40 ribu sertifikat tanah warga Purwakarta di 53 desa pada 12 kecamatan," kata Anne.
Dikatakannya, program ini untuk mempermudah dan mempercepat terbitnya sertifikat tanah, patok-patok yang sudah dipasang akan mempercepat petugas dari Kantor ATR/BPN untuk mengukur tanah sehingga proses pembuatan sertifikat lebih cepat selesai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena