PURWASUKA - Guna mencegah penyalahgunaan blangko ijazah ditengah masyarakat, Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV, Dinas Pendidikan Jawa Barat musnahkan sebanyak 1.061 lembar blangko ijazah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kepala KCD Wilayah IV, Dinas Pendidikan Jawa Barat, H. Ai Nurhasan menyebut, pemusnahan ribuan blangko ijazah SMK itu sebagai upaya pihaknya untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan blangko ijazah.
"Ada 1.061 eksemplar blangko ijazah tahun ajaran 2021/2022 dari tiga wilayah yakin Purwakarta, Subang dan Karawang yang kita musnahkan, pada Selasa, 7 Februari 2023, kemarin. Ini upaya kita untuk mencegah kejahatan terhadap penyalahgunaan blangko ijazah tersebut," ucap Ai Nurhasan, Rabu 8 Februari 2023.
Dijelaskannya, ribuan blangko ijazah yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu merupakan blangko ijazah berlebih.
"Pemusnahan dilaksanakan setelah 6 bulan terhitung sejak jadwal pengisian ijazah yang merupakan bagian dari kegiatan ujian nasional setiap tahunnya. Dan ini merupakan agenda rutin dinas pendidikan itu setiap tahunnya," ucap Ai Nurhasan.
Kegiatan pemusnahan secara langsung dipimpin oleh Kepala KCD Wilayah IV, Dinas Pendidikan Jawa Barat, H.Ai Nurhasan dan disaksikan Analis Kebijakan KCD Wilayah IV, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Riesye Silvana serta petugas kepolisian dari Polsek Purwakarta Kota.
Terpisah, Kapolsek Purwakarta Kota, AKP Subagyo mengapresiasi langkah KCD Wilayah IV, Dinas Pendidikan Jawa Barat yang telah memusnahkan blangko ijazah yang jumlahnya mencapai ribuan lembar itu.
“Hal ini merupakan upaya untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan blangko ijazah. Kegiatan ini secara tidak langsung telah membantu tugas kepolisian dalam hal menghindari penggunaan ijazah palsu,” singkat Subagyo.
Baca Juga: Tata Cara Ganti Puasa Ramadhan, Simak Bagi yang Punya Banyak Utang Puasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil