PURWASUKA - Naiknya harga beras di pasaran direspon oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dengan mengadakan Operasi Pasar Murah yang rencananya akan dilakukan pada Maret 2023 mendatang.
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersipakan operasi pasar untuk menekan harga beras yang naik di sejumlah pasar tradisional sejak awal tahun 2023.
“Untuk menekan harga supaya stabil, kita bersama Bulog lakukan penjualan pangan murah yang nantinya akan disebar ke beberapa lokasi,” ucapnya pada Selasa, 14 Februari 2023.
Dia menerangkan, kenaikan harga beras ini bukan karena gagal panen. Tapi tingginya harga gabah sehingga berdampak pada harga beras.
“Tidak terdapat kerusakan gabah yang dihasilkan oleh petani. Pemberian pupuk juga sudah ada sistemnya. Faktornya karena harga gabah saat ini mengalami peningkatan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Karawang, Yayat Rohayati mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan terkait dengan kemasan dan harga beras untuk operasi pasar nanti.
“Sekarang sedang proses penentuan kemasan beras dan harga. Kita akan matangkan dulu persiapannya,” katanya.
Seorang pedagang beras di Pasar Johar Karawang, Khalid mengatakan, tingginya harga beras berimbas ke penjualan yang turun.
“Beberapa bulan yang lalu harga beras stabil, paling mahal Rp 10.000 sampai Rp 10.500. Beras medium sebelumnya hanya Rp 9.000 sekarang Rp 11.000 per liter,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Baca Juga: Marak Tambah Pasir Ilegal di Kampung Boyan Lingga, 5 Orang Diamankan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI