/
Rabu, 15 Februari 2023 | 20:42 WIB
Ilustrasi Operasi Pasar Murah. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc)

PURWASUKA - Naiknya harga beras di pasaran direspon oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dengan mengadakan Operasi Pasar Murah yang rencananya akan dilakukan pada Maret 2023 mendatang.

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang, Asep Hazar mengatakan, saat ini pihaknya tengah mempersipakan operasi pasar untuk menekan harga beras yang naik di sejumlah pasar tradisional sejak awal tahun 2023.

“Untuk menekan harga supaya stabil, kita bersama Bulog lakukan penjualan pangan murah yang nantinya akan disebar ke beberapa lokasi,” ucapnya pada Selasa, 14 Februari 2023.

Dia menerangkan, kenaikan harga beras ini bukan karena gagal panen. Tapi tingginya harga gabah sehingga berdampak pada harga beras.

“Tidak terdapat kerusakan gabah yang dihasilkan oleh petani. Pemberian pupuk juga sudah ada sistemnya. Faktornya karena harga gabah saat ini mengalami peningkatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Karawang, Yayat Rohayati mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan terkait dengan kemasan dan harga beras untuk operasi pasar nanti.

“Sekarang sedang proses penentuan kemasan beras dan harga. Kita akan matangkan dulu persiapannya,” katanya.

Seorang pedagang beras di Pasar Johar Karawang, Khalid mengatakan, tingginya harga beras berimbas ke penjualan yang turun.

“Beberapa bulan yang lalu harga beras stabil, paling mahal Rp 10.000 sampai Rp 10.500. Beras medium sebelumnya hanya Rp 9.000 sekarang Rp 11.000 per liter,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.

Baca Juga: Marak Tambah Pasir Ilegal di Kampung Boyan Lingga, 5 Orang Diamankan Polisi

Load More