PURWASUKA - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta, memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah, Kamis, 16 Februari 2023.
Dengan mengahdirkan penceramah H. Deden Anwar Fauzi, kegiatan tersebut mengusung tema 'Memahami Arti Sholat Sebagai Dasar Menjalani Kehidupan Bersama Dengan Perayaan Isra Mi'raj 1444 Hijriah'
Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas IIB Purwakarta tampak ratusan WBP antusias dan khidmat mengikuti rangkaian acara peringatan Isra Miraj 1444 Hijriah/2023 Masehi
Kepala Lapas Kelas IIB Purwakarta, Yusep Antonius mengatakan melalui peristiwa Isra Mi'raj yang diperingati tiap tahunnya diharapkan mampu memberikan nilai-nilai kebaikan bagi warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa mendatang.
"Isra Miraj ini kita jadikan momentum untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik lagi. Kita bangun kebersamaan, kerukunan, toleransi dan rasa percaya dalam menempa diri menghadapi masa depan," ucapnya, pada Jumat, 17 Februari 2023.
Yusep juga berpesan pada WBP untuk memulai menjadi orang baik dan jalankan itu secara natural. Setelah keluar dari Lapas, WBP bisa menunjukkan ke masyarakata bahwa mereka bisa bermanfaat bagi lingkungan.
Ia menambahkan, peringatan isra miraj hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah seremonial belaka namun sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
"Banyak hikmah yang dapat diambil dari kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW pada peringatan Isra Mi'raj. Sehingga peringatan ini menjadi penting bagi kita semua, khususnya warga binaan Lapas Purwakarta, yang mayoritas merupakan muslim. Peringatan isra miraj juga dapat menjadi penyemangat untuk bangkit dari Kondisi Pandemi," tuturnya
Yusep menyebut, Lapas Kelas IIB Purwakarta juga rutin menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Ini sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian yang dijalankan.
Baca Juga: Teka-teki Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Istana yang Katanya Rahasia
"Dari pembinaan tersebut, diharapkan dapat menjadi jalan hijrah bagi mereka agar tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari," Ucap Yusep
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi