PURWASUKA - Tertangkapnya, RD (15) pelajar SMP di Kabupaten Purwakarta yang kedapatan mengedarkan obat berbahaya itu dengan barang bukti ribuan butir obat masuk daftar G.
Bahkan, parahnya RD yang merupakan anak dari penyanyi dangdut kondang yang berhasil meraih popularitasnya pada tahun 1990-an, melalui lagu Goyang Karawang dan Sinden Jaipong, Lilis Karlina itu, tak hanya menjual obat-obatan tersebut di wilayah Kabupaten Purwakarta tapi di jual secara online di 3 Kabupaten yang ada di Jawa Barat.
Siswa yang masih duduk di kelas VII tersebut menjadi perhatian khusus Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta.
Menyikapi kasus pelajar SMP di Kabupaten Purwakarta yang terjerat kasus Narkoba, Dewan Pendidikan sangat prihatin dan miris.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta, H. Agus Marzuki, saat dihubungi melalui telepon selulernya, pada Rabu, 15 Maret 2023.
"Pertama dengar saya merasa miris dan prihatin sekali. Maka dari itu kami dari Dewan pendidikan menghimbau agar semua pihak mengevaluasi langkah-langkah preventif yang sudah dilakukan, sebab jika semua lingkungan bersatu dan bekerjasama dengan baik semestinya kasus demikian tidak terjadi," Ucap Agus.
Sekalipun anak ditetapkan sebagai pelaku pengedar narkoba, kata dia, karena yang bersangkutan masih dalam status pelajar atau dibawah umur, maka upaya pemulihan mental dan psikis anak melalui psikolog dan pendekatan spiritualitas melalui tokoh agama.
Agus juga mengimbau, dinas terkait dan masyarakat harus membuat kegiatan positif yang menyasar generasi muda.
"Tujuannya untuk mencegah agar generasi muda tidak terjerumus ke jalan yang salah. Sekaligus agar tidak terjadi kasus serupa," Ungkapnya.
Baca Juga: Ironis! 3 Kasus Kekerasan di Pesantren Jatim, Semua Korban Meninggal
Agus juga mengajak seluruh element yang ada di Purwakarta bersinergi dalam memberantas penyalahgunaan Narkoba, memberikan edukasi kepada orang tua dan siswa tentang bahaya narkoba.
"Tinggal tugas kita baik melalui Dinas Pendidikan, ataupun pihak kepolisian serta masyarakat dibentuk satgas untuk merancang program penyuluhan secara massif di satuan pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Serta membuat kegiatan yang positif. Sehingga mereka tidak akan lari ke kegiatan yang negatif," ungkap Agus.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan