PURWASUKA - Persebaya Surabaya kembali belum bisa mengakhiri dahaga kemenangan dalam dua laga terakhir mereka saat pekan ke-4 BRI Liga 1 2023/2024 kala menjamu RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (23/7/2023) sore WIB.
Persebaya harus puas berbagi poin dengan RANS Nusantara FC usai hanya mampu bermain imbang 2-2.
Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui Kadek Raditya di menit ke-26 namun tak butuh waktu lama bagi RANS Nusantara FC untuk mengembalikan keadaan usai berhasil mencetak dua gol melalui Tavinho di menit ke-30 dan Abdul Rahman di menit ke-45+1.
Nama Paulo Victor pun muncul sebagai pahlawan usai golnya di menit ke-80 menyelamatkan Persebaya dari kekalahan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengakui masih ada problem di lini pertahanan timnya sehingga kembali gagal meraih kemenangan di laga kandang.
Hasil imbang tersebut juga memperjanjang paceklik kemenangan dalam tiga laga terakhir.
“Pertandingan hari ini, kembali lagi koordinasi pemain belakang menjadi masalah terutama di samping kiri,” ungkapnya.
Dia mengakui absennya Reva Adi Utama membuat sektor kiri Persebaya menjadi bulan-bulanan pemain RANS Nusantara FC.
Sehingga tim pelatih Persebaya memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki penampilan mereka terutama di sektor bek kiri.
Baca Juga: Pengalaman Inspiratif dari Raffi Ahmad: 5 Tips Menuju Kesuksesan
Karena pekan depan Persebaya akan menghadapi ujian yang sulit menghadapi Persija Jakarta di pekan ke-5 BRI Liga 1 2023/24.
“Memang tidak adanya Reva untuk pertama kali tidak bisa bermain. Gol pertama dan kedua terlalu mudah menurut saya. Ini yang menjadi PR saya,” tandas eks juru taktik Persela Lamongan itu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026