PURWASUKA - Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia atau HUT RI ke-78 tinggal menghitung hari. Ada banyak cara untuk menyambut momen kemendekaan tersebut.
Untuk menyambut HUT RI ke-78, biasanya orang-orang merasakan lomba-lomba dan masih banyak lagi. Namun, cara berbeda dilakukan oleh 5 orang Konten Kreator yang menamai kelompoknya sebagai Pandawa Group.
Dalam unggahan video dalam Instagram Pandawa Group @pandawaragroup, mereka mengabarkan akan melakukan perayaan HUT RI ke-78 di Cirebon dengan cara membersihkan pantai terkotor ke-3 di Indonesia.
"Cirebon, rayakan hari kemerdekaan untuk memerdekakan pantai terkotor no.3 di Indonesia," kata Anggotan Pandawa Group, Gilang Rahman dalam unggah video tersebut yang diktuip pada 11 Agustus 2023.
Untuk melakukan aksi tersebut, Pandawa Group juga mengajak 7800 orang untuk ikut andil dan turun langsung membersihkan pantai terkotor ke-3 di Indonesia tersebut.
"Dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-78, kami Pandawa Group mengajak 7800 orang untuk membantu mengurangi sampah yang ada disini. Warga Cirebon dan Jawa Barat kita tunjukan pada dunia, inilah cara kita merayakan Hari Kemerdekaan." kata Rafly Pasya dalam video yang sama.
Dalam video tersebut juga diperlihatkan kondisi pantai yang dipenuhi dengan sampah plastik. Selain itu, konsisi air yang berwarna coklat.
"Beginilah kondisi pantai disini, bisa dilihat. Didominasi oleh sampah-sampah plastik dan bisa diliat juga kondisi airnya yang lumayan cukup kotor. Dan kami mendapatkan informasi bahwa sampah yang ada disini adalah kiriman dari sungai." kata Rifqis.
"Dihari kemerdekaan ini kita bangkitkan kembali samangat dan jiwa nasionalisme untuk masadepan tanpa kerusakan lingkungan," sambung Muchamad Ikhsan.
Baca Juga: Siapa Anak Hakim Agung Suhadi? Ikut 'Dikuliti' Usai Ayahnya Batalkan Vonis Mati Sambo
Sebagai penutup, anggotan Pandawa Group bernama M. Agung Permana mengungkap lokasi pantai yang akan dibersihkan tersebut.
"Untuk alamatnya, ada di Pantai Kesenden, Jalan Dipnegoro, Kampung Baru Kesenden, Kota Cirebon, RT.07-RW.01. Untuk kegiatan akan dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 12-13 Agustus 2023 mulai pukul 08.00 WIB pagi." kata Agung Permana.
"Dan kami menghimbau untuk seluruh volunteer yang ikut hadir untuk agar menggunakan pakaian bernuasa kemerdekaan yaitu merah dan putih. Kami tunggu kehadirannya. Terimakasih." tutupnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup