Suara.com - Anak Hakim Agung Suhadi mendadak jadi sorotan warganet. Hal ini bermula dari Hakim Suhadi sebagai ketua Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) yang memangkas vonis mati Ferdy Sambo jadi hukuman penjara seumur hidup.
Buntut putusan itu, kehidupan pribadi Hakim Suhadi langsung dikuliti oleh warganet. Sang anak yang bernama Danu Arman bahkan diduga memiliki jejak hitam. Lantas siapa anak Hakim Agung Suhadi sebenarnya? Simak penjelasan berikut ini.
Sosok Anak Hakim Suhadi
Pembahasan soal anak Hakim Suhadi yang bernama Danu Arman dikulik oleh warganet. Danu Arman disebut sempat disanksi selama 2 tahun dimutasi ke Aceh karena diduga merebut istri hakim lain. Saat itu, Danu menjadi hakim di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Bali.
Selanjutnya pada tahun 2022, Danu Arman bersama rekannya sesama hakim di PN Rangkasbitung, Yudi Rozadinata sempat terjerat kasus narkoba. Keduanya ditangkap BNN dan jadi tersangka kepemilikan sabu dengan berat 20,6 gram.
Profil Singkat Danu Arman Anak Hakim Suhadi
Danu Arman lahir di Sumbawa, 19 Februari 1986 sehingga kini berusia 37 tahun. Dia merupakan anak ketiga Hakim Agung Suhadi dengan Dahminar. Danu Arman memiliki dua kakak laki-laki bernama Dady Rahman dan Daen Sofyan.
Danu meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Brawijaya, Malang. Dia kemudian mendapat gelar Magister Hukum dari Universitas Islam Nusantara. Setelahnya dia lulus ujian Hakim mendapat status sebagai Hakim.
Namun Danu dikenal publik akibat kontroversi merebut istri hakim yang juga pegawai Pengadilan Negeri Gianyar, Bali. Setelah kasus kontroversialnya, Danu pindah ke PN Banda Aceh namun ditugaskan sebagai Hakim Nonpalu.
Baca Juga: Anggap PK Moeldoko soal Demokrat Ditolak MA Biasa Saja, Mahfud MD: Kecuali Hakimnya Mabuk
Kemudian Danu dimutasi ke Pengadilan Negeri Rangkasbitung. Namun dia justru ketahuan nyabu dan ditangkap polisi.
Kekinian Danu menikah dengan wanita bernama Dhitya Kusumaning Prawarni dan memiliki 3 anak. Itulah sosok Danu Arman anak ketiga Hakim Agung Suhadi yang meloloskan Ferdy Sambo dari hukuman mati menjadi penjara seumur hidup.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Anggap PK Moeldoko soal Demokrat Ditolak MA Biasa Saja, Mahfud MD: Kecuali Hakimnya Mabuk
-
Ferdy Sambo Urung Dihukum Mati, Netizen 'Serbu' Trisha Eungelica: Enak Ya Dapat Promo 8.8 Hukuman Bapak Mamaknya
-
Demokrat Kubu KLB Angkat Suara Pasca MA Tolak PK Moeldoko: Selamat Mas AHY...
-
Hukuman Mati Diubah Seumur Hidup, Apakah Ferdy Sambo Akan Dapat Remisi?
-
Hukuman Mati Ferdy Sambo Berubah Jadi Penjara Seumur Hidup, Bisa Dapat Remisi hingga Bebas?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg