/
Jum'at, 11 Agustus 2023 | 10:31 WIB
Teks Khutbah Jumat Hari Ini. (ist)

Karena itu, mari kita semua berusaha untuk bisa menjadi hamba yang merdeka, dengan cara menerima semua yang telah ditetapkan oleh Allah kepada kita. Segala ambisi dan kerakusan atas apa yang belum kita miliki segera kita hilangkan, karena hal itulah yang akan menawan diri kita sendiri.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Rasulullah saw mengibaratkan sifat qana’ah (menerima apa adanya) sebagai simpanan yang tidak akan pernah rusak. Dalam salah satu haditsnya disebutkan:

Artinya, “Menerima apa adanya (qana’ah) merupakan simpanan yang tidak akan pernah rusak.” (HR al-Baihaqi).

Maksud hadits ini adalah bahwa dengan memiliki sifat qana’ah kita semua akan menutup mata untuk tidak melihat sesuatu yang dimiliki oleh orang lain. Kita akan bersyukur atas semua nikmat dan karunia yang kita dapatkan, dan akan terus berbaik sangka (husnuzhan) bahwa yang kita miliki merupakan nikmat terbaik yang harus kita terima.

Pentingnya sifat qana’ah juga pernah disampaikan oleh Syekh Muhammad bin Ahmad Salim al-Hanbali dalam kitab Ghada’ul Albab Syarh Manzhumatil Adab, mengutip wasiat sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash. Ia berwasiat kepada kita semua untuk selalu berusaha menumbuhkan sifat qana’ah dalam diri kita, karena qana’ah merupakan kekayaan yang tidak akan pernah habis,

Artinya, “Wahai anakku! Apabila kamu mencari kekayaan, maka carilah ia dengan qana’ah, karena sesungguhnya ia merupakan harta yang tidak akan pernah habis. Janganlah kamu rakus, karena sesungguhnya ia adalah kefakiran yang akan selalu datang. Dan hendaklah kamu berputus asa terhadap sesuatu yang ada di tangan manusia, karena tidaklah kamu berputus asa dari sesuatu melainkan Allah akan menjadikanmu tidak butuh pada sesuatu.”

Ini selaras dengan apa yang disebutkan oleh insan teladan, Nabi Muhammad saw dalam hadits yang lain, bahwa kekayaan pada hakikatnya tidak dinilai dari banyaknya harta yang kita miliki, namun kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan jiwa dengan menerima apa yang ada. Rasulullah bersabda:

Artinya, “Bukanlah kekayaan itu disebabkan banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kekayaan jiwa.” (HR Abu Hurairah).

Baca Juga: BTS Tak Tampil, HYBE Bagikan Photo Card BTS Senilai 800 Juta Secara Gratis

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Mari momentum perayaan kemerdekaan ini kita jadikan sebagai momen untuk memerdekakan jiwa kita sendiri, yaitu dengan cara menerima semua yang telah Allah takdirkan kepada kita semua. Jadikanlah sifat qana’ah sebagai pelindung bagi diri kita untuk tidak rakus dan tidak tamak pada apa yang dimiliki oleh orang lain.

Demikian khutbah Jumat perihal makna mendalam dari kemerdekaan manusia. Semoga bisa memberi manfaat dan keberkahan bagi kita semua. Semoga kita digolongkan sebagai hamba yang istiqamah dalam menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya. Amin ya rabbal alamin.***

Load More