Karena itu, mari kita semua berusaha untuk bisa menjadi hamba yang merdeka, dengan cara menerima semua yang telah ditetapkan oleh Allah kepada kita. Segala ambisi dan kerakusan atas apa yang belum kita miliki segera kita hilangkan, karena hal itulah yang akan menawan diri kita sendiri.
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Rasulullah saw mengibaratkan sifat qana’ah (menerima apa adanya) sebagai simpanan yang tidak akan pernah rusak. Dalam salah satu haditsnya disebutkan:
Artinya, “Menerima apa adanya (qana’ah) merupakan simpanan yang tidak akan pernah rusak.” (HR al-Baihaqi).
Maksud hadits ini adalah bahwa dengan memiliki sifat qana’ah kita semua akan menutup mata untuk tidak melihat sesuatu yang dimiliki oleh orang lain. Kita akan bersyukur atas semua nikmat dan karunia yang kita dapatkan, dan akan terus berbaik sangka (husnuzhan) bahwa yang kita miliki merupakan nikmat terbaik yang harus kita terima.
Pentingnya sifat qana’ah juga pernah disampaikan oleh Syekh Muhammad bin Ahmad Salim al-Hanbali dalam kitab Ghada’ul Albab Syarh Manzhumatil Adab, mengutip wasiat sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash. Ia berwasiat kepada kita semua untuk selalu berusaha menumbuhkan sifat qana’ah dalam diri kita, karena qana’ah merupakan kekayaan yang tidak akan pernah habis,
Artinya, “Wahai anakku! Apabila kamu mencari kekayaan, maka carilah ia dengan qana’ah, karena sesungguhnya ia merupakan harta yang tidak akan pernah habis. Janganlah kamu rakus, karena sesungguhnya ia adalah kefakiran yang akan selalu datang. Dan hendaklah kamu berputus asa terhadap sesuatu yang ada di tangan manusia, karena tidaklah kamu berputus asa dari sesuatu melainkan Allah akan menjadikanmu tidak butuh pada sesuatu.”
Ini selaras dengan apa yang disebutkan oleh insan teladan, Nabi Muhammad saw dalam hadits yang lain, bahwa kekayaan pada hakikatnya tidak dinilai dari banyaknya harta yang kita miliki, namun kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan jiwa dengan menerima apa yang ada. Rasulullah bersabda:
Artinya, “Bukanlah kekayaan itu disebabkan banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kekayaan jiwa.” (HR Abu Hurairah).
Baca Juga: BTS Tak Tampil, HYBE Bagikan Photo Card BTS Senilai 800 Juta Secara Gratis
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Mari momentum perayaan kemerdekaan ini kita jadikan sebagai momen untuk memerdekakan jiwa kita sendiri, yaitu dengan cara menerima semua yang telah Allah takdirkan kepada kita semua. Jadikanlah sifat qana’ah sebagai pelindung bagi diri kita untuk tidak rakus dan tidak tamak pada apa yang dimiliki oleh orang lain.
Demikian khutbah Jumat perihal makna mendalam dari kemerdekaan manusia. Semoga bisa memberi manfaat dan keberkahan bagi kita semua. Semoga kita digolongkan sebagai hamba yang istiqamah dalam menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan-Nya. Amin ya rabbal alamin.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana