PURWASUKA - Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) rencananya akan ditutup selama pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN pada 5-7 September 2023.
"Dari informasi yang saya terima, GBK selama event internasional, karena kegiatan kan di situ tanggal 5-7 ditutup, hanya untuk KTT ASEAN," ungkap Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono kepada wartawan, Jumat (24/8/2023).
Dengan adanya rencana tersebut, Heru mengimbau masyarakat agar mencari lokasi alternatif untuk berolahraga serta menghindari beraktivitas di sekitar GBK dan sekitarnya selama periode tersebut.
"Jadi masyarakat harus memahami karena libur jangan olahraga di sana juga," ujarnya.
Heru menyebut akan berkomunikasi dengan pihak mal ataupun pusat belanja yang berada di kawasan Senayan dan sekitarnya supaya tak menggelar event selama penyelenggaraan KTT ASEAN, mengingat sistem buka tutup bakal diberlakukan di sejumlah ruas jalan.
"Berikutnya adalah saya memang akan berkomunikasi dengan GBK dan sekitarnya, termasuk mal. GBK tidak ada kegiatan hiburan, event-event di sana. Begitu juga mal-mal sekitar Senayan dan Jakpus," ucapnya.
Seperti diketahui, kawasan GBK menjadi satu dari enam venue KTT ASEAN mendatang. Beberapa venue lainnya berlokasi di Istana Negara, Hotel Sultan, Hotel St Regis, kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Convention Center (JCC) serta Plataran GBK.
Nantinya Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya bakal menerapkan sistem buka tutup jalan di sekitar hotel maupun venue KTT ASEAN. Sistem tersebut bersifat situasional menyesuaikan dengan waktu para delegasi melintas dari hotel menuju venue maupun sebaliknya.***
Baca Juga: Indra Bekti dan Aldila Jelita Rujuk, Gimana Cara Bangun Kembali Rumah Tangga Setelah Cerai?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Remaja di Bawah 21 Tahun Dilarang Beli Rokok Elektronik!
-
Ribuan Orang Sudah Manfaatkan Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta, Ini Syaratnya!
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Berapa Selisih Harga Burgman dan Satria? Tengok Banderol Motor Suzuki Terbaru
-
Hujan 3 Hari Bali Belum Usai: Daerah Mana yang Diprediksi BMKG Bakal Terendam Lagi?
-
10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
-
Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Pasar Murah Digelar di Kampar dan Pekanbaru, Berikut 5 Titik Lokasinya