SUARA.COM, PURBALINGGA - Polres Purbalingga menggelar Operasi Ketupat Candi tahun 2022 menyongsong mudik Lebaran. Selain ikhtiar, Polres juga memanjatkan doa bersama sekaligus menyantuni anak yatim memohon agar operasi berjalan lancar, Selasa (26/4/2022).
Santunan diberikan untuk 50 anak yatim piatu dari Ponpes Arrohman Kalikabong, Ponpes Al Amanah Assalafiyah Kalimanah, Panti Asuhan Siti Jamilah Penambongan, LPW Darut Taqwa Brobot dan Panti Asuhan Nurul Istiqomah Babakan.
Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan mengatakan, doa bersama ini untuk memohon agar dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2022 berjalan aman dan lancar. Ia berharap dijauhkan dari bencana atau marabahaya sehingga Polres Purbalingga bisa menjalankan amanah tugas pengamanan dengan baik.
Kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Satlantas Polres Purbalingga. Giat ini mengusung tema 'Bersama dalam Keberagaman Memohon Keamanan dan Kelancaran Operasi Ketupat Candi 2022 Polres Purbalingga'.
"Kami berharap dengan doa bersama ini para petugas pengamanan bisa diberikan kekuatan, kemampuan dan kesehatan sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pengamanan Operasi Ketupat Candi 2022," kata Johny.
Kapolres menambahkan, selain itu hari ini dilakukan pemberian santunan bagi anak yatim piatu. Hal ini merupakan bentuk rasa syukur personel Polres Purbalingga untuk menyisihkan sebagian rezeki, bagi anak yatim-piatu yang membutuhkan uluran tangan.
"Dari rezeki yang diterima ada hak orang lain yang harus disalurkan kepada yang membutuhkan. Ini merupakan wujud kepedulian Polres Purbalingga karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan," ucap Kapolres.
Doa bersama diisi tausiah oleh KH Alimudin dari Purwokerto. Dalam tausiahnya menyampaikan diantaranya tugas kepolisian adalah tugas yang mulia. Oleh sebab itu, menurutnya melaksanakan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan masyarakat sama halnya dengan ibadah yang akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Berita Terkait
-
Semarakkan HUT RI, Kapolres Pasuruan Kota Bagikan Ribuan Bendera Gratis ke Pejuang Jalanan
-
Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka
-
Heli dan Kapal Perang Dikerahkan untuk Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun
-
Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol
-
Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?
-
Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya