SUARAPURWOKERTO. ID, WONOSOBO-Sehari pasca hari raya Idul Fitri 1443 H, kawasan obyek wisata Dieng dipadati wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah, Rabu (4/5).
Sayangnya, tidak semua wisatawan, khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat belum paham medan berat menuju Dieng.
Buktinya, menurut Kapolres Wonosobo melalui Kasat Lantas, AKP Ragil Irawan, masih banyak kendaraan yang tak kuat menanjak saat melewati tanjakan tajam 15 persen menuju Dieng.
“Objek wisata Dieng mulai dipadati wisatawan yang didominasi kendaraan asal luar kota. Sehingga banyak yang tidak paham medan menuju Dieng,” ujarnya.
Hingga hari ini, lanjut Kasat Lantas, sudah ada beberapa kendaraan yang terpaksa didorong petugas gabungan Polres Wonosobo dan Dishub karena tidak kuat melewati tanjakan 15 persen.
Kebanyakan kendaraan yang tidak kuat menanjak karena kurangnya persiapan dan terlambat mengoper ke gigi rendah.
"Selain itu pengendara dari luar kota juga kurang memahami medan yang menanjak dan cenderung padat dengan jalan sempit,” lanjutnya
Ia mengimbau masyarakat yang akan berwisata ke kawasan Dieng untuk memastikan kendaraan mereka dalam kondisi baik. Usahakan pengemudi sudah profesional dan mematikan AC saat melewati tanjakan.
Gunakan hand rem atau rem tangan saat berhenti di tanjakan. Kasat Lantas pun meminta masyarakat untuk tidak sungkan bertanya atau meminta bantuan kepada petugas kepolisian maupun Dishub dan TNI apabila mengalami kendala saat berkendara menuju Dieng.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi yang baik sebelum berwisata menuju Dieng,”katanya
Berita Terkait
-
Misteri dan Keindahan Dataran Tinggi Dieng Petualangan di Antara Kabut
-
Geopark Nasional Dieng, Peluang Pelestarian Alam dan Budaya Pegunungan Jawa
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Dieng, Nuansa Alam Penuh History
-
Mudik ke Wonosobo? Ini 5 Destinasi Wajib untuk Wisata Bareng Keluarga
-
7 Fakta Menarik Yellowstone National Park yang Dikunjungi Nikita Willy, Disebut Mirip Dieng
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!