PURWOKERTO.SUARA.COM, LOMBOK BARAT - 250 delegasi dari berbagai negara yang mengikuti pertemuan G20 untuk membahas masalah kesehatan, di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin (06/06/2022). Di acara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mempromosikan Gunung Rinjani kepada para peserta.
"Jika anda menyukai alam dan memiliki waktu di Lombok setelah pertemuan ini, anda harus pergi hiking dan menikmati pemandangan Gunung Rinjani yang menakjubkan, gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin di depan delegasi G20 yang mengikuti pertemuan "Health Working Group 2nd & Side Event One Health" yang dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, sebelah Gunung Rinjani ada danau kawah bernama Segara Anak yang terbentuk saat letusan gunung berapi (Gunung Samalas) pada abad ke-13. Peristiwa itu dikenal sebagai ledakan vulkanik paling dahsyat sejak manusia belajar menulis.
Menurut Budi, Gunung Rinjani dan kalderanya adalah bukti hidup bahwa hanya melalui gempa bumi yang hebat, gunung-gunung menjulang tinggi.
"Saya percaya ini benar, tidak hanya untuk gunung berapi, tetapi juga untuk kemanusiaan kita. Di tengah setiap krisis, terletak peluang besar," terangnya.
Budi juga menegaskan, penjelasan tentang Gunung Rinjani kepada para delegasi G20 tersebut bagian dari caranya mempromosikan Pulau Lombok, sehingga para delegasi menyempatkan diri untuk berwisata termasuk ke Rinjani.
"Mereka yang datang itu membawa uang, jadi kedatangannya ke sini (Lombok) kita manfaatkan juga agar mereka berbelanja dan berwisata termasuk kalau bisa ke Rinjani," kata Budi.
Diketahui, Gunung Rinjani berlokasi di Pulau Lombok, Provinsi NTB dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung tersebut merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani.
Secara administratif, Gunung Rinjani berada dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara.
Terkait G20 sendiri, merupakan kelompok yang terdiri 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan satu organisasi antarpemerintahan dan supranasional yaitu Uni Eropa. (AKF)
Berita Terkait
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Kereta Gantung Rinjani: Proyek 'Rp6,7 Triliun', Investor China Ternyata Tidak Terdaftar
-
10 Pendakian Seru di Indonesia yang Wajib Dicoba oleh Pencinta Alam
-
Pendakian Rinjani Dibuka Lagi, Ini Syarat Terbarunya
-
Rinjani Siap Menyambut Pendaki Mulai 11 Agustus 2025 Dengan Aturan Baru
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bungkil Sawit Lampung Jadi Primadona Ekspor Baru ke Selandia Baru
-
4 Shio Bernasib Baik Hari Ini 4 Juli 2026, Masa Sulit Mulai Berlalu
-
7 Tanaman Pembawa Hoki di Ruang Tamu Menurut Feng Shui, Bikin Rumah Terasa Lebih Segar dan Estetik
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jackson Irvine Kecewa Wakil Asia Habis di 32 Besar
-
Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Timnas Mesir Cetak Dua Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Tim Debutan Tahan Lionel Messi Cs 1-1 di Waktu Normal!
-
Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan, Kisah Menyentuh Adaptasi Buku Habib Jafar
-
Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui